Abraham Samad

Abraham Samad adalah seorang advokat yang sekarang menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015. Dia merupakan ketua KPK termuda. Abraham Samad saat ini telah dikaruniai dua orang anak bernama Nasya dan Rantisi dari istrinya Indriani Kartika.

 

Samad adalah orang yang kritis, sikapnya ini sudah mulai tumbuh sejak di bangku SMP.  Sikapnya ini tercermin dari sifatnya yang sangat tidak nyaman terhadap proses ketidakadilan yang dijumpainya.

 

Memasuki dunia kampus, Samad menemukan tempatnya untuk mengaktualisasi diri. Setelah menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar di tahun 1992, Samad sedikit goyah dalam menentukan profesinya kelak. Di satu sisi, ia ingin menekuni profesi advokat, namun di sisi lain, ibunya lebih mengharapkan ia menjadi seorang birokrat.

 

Baru-baru ini Samad ditempa kabar miring. Tersebar foto-foto mesranya bersama Putri Indonesia 2014, Elvira Devi Namira. Namun, Samad sendiri mengaku tidak pernah melakukan hal tersebut. Dia menganggap foto-foto itu hanya rekayasa sehingga ia tidak mau ambil pusing. 

 

KARIR
Sejak tahun 1966, Abraham Samad berprofesi sebagai advokat. Kemudian, untuk menunjang profesinya ia mendirikan sebuah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) bernama Anti Coruption Committee (ACC). LSM ini bergerak dalam kegiatan pemberantasan korupsi, seperti pembongkaran kasus-kasus korupsi, khususnya di Sulawesi Selatan.

 

Abraham Samad duduk sebagai koordinator sekaligus penggagas 
ACC. LSM ini memiliki tujuan mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang baik serta sistem pelayanan publik yang maksimal dengan sasaran pemberantasan korupsi. 

 

Menurut The Jakarta Post, Samad dekat dengan Laskar Jundullah yang merupakan kelompok islam garis keras di Makassar. Dimana Samad merupakan bagian dari tim hukum Komite Penegakan Syariat Islam.

 

Samad juga dilaporkan dekat dengan Abu Bakar Ba'asyir, dimana saat Ba'asyir mengunjungi Makassar pada Juli 2009, Samad mendampinginya. Di tahun 2002, Samad menjadi kuasa hukum terdakwa teroris Agus Wikarna yang ditangkap di Bandara Udara Internasional Manila karena membawa bahan peledak. 

 

Akhirnya, Samad meninggalkan profesinya sebagai advokat saat ia mendaftar di panitia seleksi calon pimpinan KPK. Selama uji kepatutan dan kelayakan,
Samad menunjukkan sikapnya yang berani akan mundur tanpa didesak jika satu tahun kepemimpinannya tidak membuahkan hasil.

 

PENDIDIKAN
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional, Makassar, 1980
Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Cendrawasih, Makassar, 1983
S-1, S-2, dan S-3 di Universitas Hasanuddin, Makassar

 

KARIR PEKERJAAN

* Advokat
* Konsultan hukum Willi Soenarto Associete, Surabaya
* Aktivis antikorupsi
* Penggagas dan Koordinator Ketua Anti-Corruption Committe (ACC) Sulawesi Selatan
* 2011-2015 : Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (62)

Lebih Lengkap