Badai


Badai Kerispatih, atau Badai, begitu dirinya biasa dipanggil, bernama asli Doadibadai Hollo. Musisi bertubuh gempal ini lahir di Jakarta, 14 Januari 1978 dari pasangan Alm.H.P.Hollo dan Ibu - Barnest Helena. Badai merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara, yaitu Badai sendiri, Leo, Grace, dan Yohanna.

Pria yang dikenal sebagai musisi, penulis lagu dan arrangger ini memiliki tinggi badan 165 cm dan berat 68 kg. Dengan hobi travelling dan bermusiknya, Badai mampu mendapatkan inspirasi terbesar yang digunakannya untuk mencipta lagu dan meniti karir di dunia musik.

Badai menyelesaikan pendidikannya di Universitas Trisakti Jakarta, setelah menempuh jenjang-jenjang pendidikan sebelumnya pada beberapa sekolah. Sejak 1983 sampai 1993, Badai kecil menimba ilmu di Sekolah Tarakanita, baik TK, SD, maupun SMP. Masa SMAnya dihabiskan di SMA PSKD I Jakarta, dan ketika lulus Badai memutuskan untuk mengambil pendidikan tinggi di jurusan Teknik Mesin yang diselesaikannya pada tahun 2000.

Seusai menempuh pendidikan resmi, Badai menempuh pendidikan di bidang musik seperti yang digemarinya pada Indonesia Music Institute, Jakarta Timur untuk Professional Program 2th, Faculty of Keyboards
sejak 2000-2004.

Selain pendidikan formal yang ditempuhnya, Badai juga sering mengikuti beberapa kursus, termasuk Yamaha Electone pada 1984-1985, Indra Lesmana Jazz Workshop, Jakarta pada 1986-1990, juga Jazz Course with Khrisna Siregar, Chic s Music Jakarta pada 2002-2003.

KARIR
Pria yang mengaku fobia naik pesawat dan memiliki temperamen yang cukup tinggi ini mulai dikenal masyarakat Indonesia setelah kiprahnya di dunia musik bersama Kerispatih, band yang membesarkan namanya. Namanya disebut-sebut sebagai pentolan dan motor band ini, selain Sammy, sang vokalis, yang belakangan tersangkut kasus narkoba. Badai juga sempat menggantikan Sammy sebagai vokalis sementara Kerispatih.

Pada awal 2010, Badai mengaku bahwa dirinya berniat bersolo karir, seperti niat yang dimilikinya sejak 2008. Dengan materi lagu yang sudah ada, juga 10 lagu baru, Badai ingin mengembangkan karirnya di dunia musik.

Selain Kerispatih dan solo karir, Badai banyak membantu kiprah musisi-musisi lain di Indonesia, dengan menjadi penulis lagu, arranger, juga produser. Beberapa dianyatara mereka adalah Audi Item dan Nindy.

Kerispatih rupanya tidak cukup memuaskan Badai. Terbukti, pada Juni 2010, Badai mempublikasikan band barunya Brandnewstorm dengan personel Badai (keyboard), Arief (gitaris Kerispatih), Enwil (mantan vokalis band Aladin), Deva (mantan drummer band Pilot), Eltrino (bassis). Secara makna Brandnewstorm berarti 'Badai Baru' dengan membawa genre rock vintage.

Pada Juli 2010, Badai juga dikabarkan akan membantu grup vokal pendatang baru Z5. Badai akan menjadi music director sekaligus menuliskan satu lagu untuk mereka, yang berjudul Cuma Sekali Mencinta.

Lebih Lengkap