KABAR GALERI VIDEO EVENT
In Partnership with Indosiar

Bams, Eks Vokalis Band Samsons Bicara Soal Kesan Jadi Juri di LIDA 2019

Editor KapanLagi.com | 11 Februari 2019, 09:59 WIB
Bams, Eks Vokalis Band Samsons Bicara Soal Kesan Jadi Juri di LIDA 2019

Kapanlagi.com - Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 menghadirkan Bams, eks vokalis band Samsons, sebagai juri tamu. Pria yang memiliki nama asli Bambang Reguna Bukit ini didapuk menjadi juri non dangdut. Padahal dangdut bukanlah aliran musik penyanyi yang resmi mundur dari Samsons pada bulan Juni 2013 ini.

Meskipun begitu, Bams mengaku senang saat menjalani perannya sebagai juri. "Seru seru aja sih kalau gua. Menurut gua dangdut adalah salah satu musik yang banyak penggemarnya di Indonesia, jadi seru aja sih," tutur pria yang saat ini fokus pada grup musik rohani GMB (Giving My Best) saat ditemui di studio 5 Indosiar, Sabtu malam (9/2/2019)

Ketika ditanya mengenai mengenai kendala dalam menilai peserta, suami dari Mikhavita Wijaya ini mengaku tidak mengalami kesulitan. "Kalau menurut gua, nggak, karena menyanyi fals ya fals, nyanyi nggak enak, pasti akan terdengar nggak enak. Di sini juga gua banyak belajar banyak karena di pop nggak ada. Misal cengkok di pop nggak ada, di dangdut ada, rall di pop nggak ada, tapi di dangdut ada. Itu yang bikin gua banyak belajar tentang dangdut lebih spesifik lagi. Tapi kalau fals, karakter, penjiwaan jelek kayaknya semua aliran musik sama," ungkapnya.

Seperti diketahui, liga Dangdut Indonesia 2019 merupakan ajang pencarian bakat menyanyi dangdut musim kedua yang ditayangkan di Indosiar. Acara yang mulai tayang perdana pada tanggal 14 Januari 2019 menghadirkan dewan juri dangdut yang berjumlah 7 orang serta 1 juri non dangdut. Juri non dangdut in berasal dari aliran seperti pop, rock, rnb, jazz, keroncong, rap dan sebagainya.

Peserta yang lebih dikenal sebagai Duta Dangdut Provinsi merupakan satu perwakilan dari 34 provinsi yang ada di Indonesia dalam memperebutkan gelar juara dan hadiah dengan nilai total sebesar Rp. 1.000.000.000. "Yang bikin gua salut dari LIDA ini, nantinya Indosiar akan mengajak para peserta LIDA terbaik untuk mengikuti ajang yang lebih luas lagi, bukan hanya di Indonesia, tapi Asia, bisa dibilang keren sih," tutur Bams.

Menurut Bams, selain memiliki penggemar yang banyak, industri dangdut tidak pernah mati sehingga sampai kapanpun akan selalu memiliki penggemar. "Tidak bisa dipungkiri dangdut penggemarnya banyak dan industrinya juga nggak mati, jadi selama itu terjadi, supply dan demand nya ada, jadi menurut saya sampai kapanpun akan ada regenerasi karena pendengarnya ada," tutupnya.

 

(kpl/mag)

Reporter:  

Dadan Deva

Join Kapanlagi.com
↑