KABAR GALERI VIDEO EVENT

Curhat Maia Lee yang Tak Menyangka Bisa Masuk Top 20 DAA4

Ayu Srikhandi   | Sabtu, 17 November 2018 20:50 WIB
Curhat Maia Lee yang Tak Menyangka Bisa Masuk Top 20 DAA4
Maia Lee © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Maia Lee tak menyangka perjalanannya di pentas Dangdut Academy Asia 4 (DAA4) bisa melewati top 24. Dan sekarang setelah lolos dari lubang jarum ia akan bersiap menghadapi persaingan yang makin sengit di Top 20 DAA4.

Yang menjadi kerisauan Maia adalah koleksi lagu dangdutnya yang minimal. "Hal pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah sebagian besar lagu saya adalah pop dangdut, jadi saya sedikit khawatir. Namun, saya sangat menikmati diri saya setiap kali tampil di atas panggung," kata Maia.

Enjoy adalah resep yang dilakoni peserta asal Singapura ini setiap tampil di pentas DAA4. "Jadi saya akan melihat seberapa jauh saya dapat mendorong diri saya sendiri," lanjutnya.

1. Berusaha Keras Agar Tak Mengecewakan

Selama di asrama DAA4 dan selanjutnya pentas di panggung bagi Maia adalah sebuah proses belajar. "Seluruh kompetisi ini adalah tentang belajar lebih banyak tentang gaya musik, budaya, dan latar belakang dangdut. Saya sangat diberkati bisa sampai sejauh ini. Jadi saya akan terus mencoba dan belajar sebanyak yang saya bisa, dan melakukan sebaik mungkin, dengan interpretasi saya tentang apa pun yang telah saya pelajari," katanya.

Apa pun hasil akhir dari kompetisi ini bagi Maia Lee tak terlalu menjadi pikirannya. Ia hanya ingin menikmati proses yang terjadi sembari berbuat yang terbaik.

Maia Lee tak ingin mengecewakan orang yang sudah mendukungnya selama ini. Mulai dari keluarga, teman dan semua pihak. "Saya terus berusaha karena saya tidak ingin membiarkan mereka yang mendukung saya sejak hari pertama, turun kecewa. Terus terang sulit sekali berada di sini, di tanah yang berbeda, tenggelam dalam budaya dan masyarakat yang benar-benar berbeda," tandasnya.

2. Cengkok Kurang

Selaku komentator, Dewi Perssik memuji penampilan panggung dari Maia Lee. "Saya sangat suka dengan stage act kamu, bikin mata saya nggak bisa lepas dari kamu," kata wanita yang karib disapa Depe itu.

Depe juga memuji Maia yang dengan baik membawakan lagu Sayang 2 dengan versi mandarin dalam hal artikulasi. Hanya saja, Depe menilai suara cengkok Maia kurang keluar dalam membawakan lagu tersebut.

"Saya menghargai kreatifitas kamu, tapi ini adalah kompetisi dangdut, cengkokmu masih kurang, tapi artikulasimu bagus," kata Depe.

Pun demikian dengan Meynan Yunos, komentator asal Brunei Darussalam ini juga memberi catatan kepada Maia agar memperhatikan cengkok dangdut dalam bernyanyi. "Ini adalah kompetisi dangdut, cengkok kamu masih kurang," kata Meynan.

3. Bawakan Tembang Jawa

Sehari-hari Maia Lee memang tak lancar berbahasa Indonesia, namun ia begitu percaya diri mendendangkan tembang dangdut berbahasa Jawa seperti Sayang (Via Vallen). Para komentator Dangdut Academy Asia 4 (DAA4) tak bisa menahan tawa geli usai peserta asal Singapura ini tampil. Mereka memuji keberanian dan penampilan Maia Lee.

Yang membuat Soimah, Nassar, Inul dan komentator lainnya tergelak adalah gaya pengucapan dari Maia yang unik. Ia seperti bule yang belum lancar berbicara bahasa Indonesia. “Akhirnya aku bisa menyelesaikan lagu itu. Kalau ada yang kurang pas ya begitu deh,” ujarnya saat ditemui di studio 5 Indosiar, Jakarta Barat, Rabu (7/11/2011).

Inul memuji penampilan Maia. “Aku suka penampilannya, menyanyinya sederhana tapi enak dinikmati,” kata Inul. Sedangkan Soimah mencermati saat menampilkan rap, tak ada yang salah. “Rap nya benar semua lho meski berbahasa Jawa. Apik tenan,” timpal perempuan yang kerap disapa Mak-e itu.

 

Editor:   Ayu Srikhandi