KABAR GALERI VIDEO EVENT

Demi Mengobati Rindu, Dewi Perssik Ingin Ketemu Ayah Dalam Mimpi

Tantri Dwi Rahmawati | Jum'at, 21 Juni 2019 10:54 WIB
Demi Mengobati Rindu, Dewi Perssik Ingin Ketemu Ayah Dalam Mimpi

Kapanlagi.com - Kehilangan ayah, memang sedihnya tiada tara. Masih dirundung duka, Dewi Perssik akui pernah didatangi oleh ayahnya dalam mimpi. "Kalau dimimpiin baru sekali. Belum lagi," jelasnya saat dijumpai di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan Kamis (20/6) kemarin.

Lebih lanjut, Dewi mengungkap keinginan ketemu ayahnya lagi di mimpi. "Pengin dimimpiin lagi. Karena disaat aku bermimpi papi tuh rasa rindunya udah mulai mengurangi. Kalau udah inget itu aku nangis," tukasnya.

1 dari 2 halaman

1. Masih Teringat

Masih Teringat Dewi Perssik © KapanLagi.com/Deki Prayoga
Kesedihan yang tampak tak kunjung usai ini sampai bikin matanya bengkak. "Makanya sampai sekarang mata bengkak nggak kelar-kelar. Karena memang masih belum bisa melepaskan begitu saja. Butuh waktu," imbuh pelantun lagu Indah Pada Waktunya ini.

Meski sudah kembali bekerja, Dewi masih terus mengingat saat-saat bersama ayahnya. Ia masih begitu susah lupakan hal itu. "Kalau banyak orang gini aku sliwer gitu, ya udah. Tapi kalau udah gak ada (orang banyak) pas sendiri, apalagi lihat hp buka hp, pasti kan ada papi. Kenangan-kenangan itu, video-video itu selama sebulan itu ada. Banyak sekali," ujarnya.

2 dari 2 halaman

2. Telepon Ustaz

Menyadari kondisinya yang masih belum stabil, Dewi memilih-milih pekerjaan. Ia nggak mengambil pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu. "Kalau kayak gini kan cuma berapa jam. Sejam aku masih bisa. Tapi kalau udah sampai jam jaman gitu pikiran aku kadang ke sana lagi," terangnya.

Meski rasakan kehilangan sampai berdampak pada pekerjaan, Dewi nggak lantas terlarut sedih. Ia lakukan berbagai usaha agar merasa lebih baik, mulai dari mengaji bersama orang-orang rumah sampai menelepon ustaz. "Ini aku lagi belajar untuk ngilangin. Semua ngilangin. Dikit-dikit aku juga telepon eyang ustaz untuk bisa ngademin hati aku," pungkasnya.

(kpl/aal/tdr)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑