KABAR GALERI VIDEO EVENT

Dewi Perssik Bangun Masjid Sebagai Wujud Cinta Pada Mendiang Ayahnya

Louvina Gita | Senin, 14 Oktober 2019 11:01 WIB
Dewi Perssik Bangun Masjid Sebagai Wujud Cinta Pada Mendiang Ayahnya

Kapanlagi.com - Setelah kepergian Mochammad Adil bulan Juni 2019 lalu, Dewi Perssik tentu sering dilanda rindu pada sosok ayahnya itu. Demi menunjukkan rasa cintanya pada sang ayah, DePe akhirnya membangun sebuah masjid di kampung halamannya, Jember, Jawa Timur.

Diketahui dari unggahan DePe, Minggu (13/10) kemarin, masjid yang rencananya dinamai sama dengan nama mendiang ayahnya itu masih dalam tahap pembangunan.

Sembari pulang kampung, DePe juga menyempatkan untuk mampir dan melihat bagaimana proses pembangunan masjid tersebut. "Alhamdulillahirrobbil'alamin, mampir dulu ke rumah Jember. Rindu orang tua, rindu kampung halaman, sekalian jadi mandor bangunan biar cepet kelar masjid ADIL amin yarobbal alamin," katanya.

 

1 dari 2 halaman

1. Bentuk Cinta Untuk Ayah

Bentuk Cinta Untuk Ayah Instagram.com/dewiperssikreal
DePe berharap agar masjid yang dibangunnya itu bisa segera dimanfaatkan oleh banyak orang. "Biar bisa segera digunakan buat kita semua bermanfaat untuk orang banyak dan almarhum bahagia di sana," ujarnya.

Bukan tanpa alasan, DePe memutuskan untuk membangun masjid ini sebagai wujud cintanya pada mendiang ayahnya. Tak hanya menganggap Adil sebagai sosok seorang ayah, DePe juga menjadikannya sebagai seorang sahabat dan juga pahlawan dalam hidup.

"Ini bentuk cintaku untukmu belahan jiwaku, sahabatku, pahlawanku, papi sayang moch ADIL kangen sayang, ning datang sayang, alfatihah," tegas istri Angga Wijaya ini.

2 dari 2 halaman

2. Flashback Masa Muda

Belakangan, DePe terlihat kerap mengunggah potret dirinya di masa muda. Salah satunya adalah saat ia meraih kesuksesan lewat sinetron Mimpi Manis yang akhirnya melambungkan namanya.

DePe menceritakan saat dirinya mampu menaklukan kerasnya ibukota Jakarta di usianya yang masih 20 tahun. "Mengingat masa lalu ketika usia 20 tahun alhamdulillah bisa menaklukkan ibu kota yang keras dan HOT dengan sinetron Mimpi Manis. Sinetron terlama hampir 2 tahun yang ditayangkan setiap hari Sabtu ketika itu" kenangnya.

Setelah perjuangan kerasnya itu, DePe akhirnya mampu buktikan kalau sukses tak datang dengan cara instan. Ia pun memotivasi agar semua orang bisa selalu menggali bakat yang ada dalam diri mereka.

"Gali bakat yang kamu punya, tidak berbakat di bidang yang kamu impikan mungkin berbakat di bidang lain. Karena yang namanya sukses itu tidak harus menjadi artis," ujarnya.

(kpl/lou)


Editor:  

Louvina Gita

↑