Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

KABAR GALERI VIDEO EVENT

Diduga Lakukan KDRT, Netizen Kembali Soroti Rizky Billar yang Tak Hadir di Hajatan Keluarga Besar Lesti Kejora

Kamis, 29 September 2022 15:35 WIB
Diduga Lakukan KDRT, Netizen Kembali Soroti Rizky Billar yang Tak Hadir di Hajatan Keluarga Besar Lesti Kejora
Rizky Billar diduga lakukan KDRT kepada Lesti Kejora ©instagram.com/lestykejora

Kapanlagi.com - Kabar mengejutkan datang dari pasangan Lesti dan Rizky Billar. Rumah tangganya terlihat adem ayem, siapa sangka kalau Lesti ternyata sudah membuat laporan kepada polisi atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Billar. 

Kabar itu pun dibenarkan oleh Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi lewat pesan WhatsApp. "Semalam ada laporan," ujarnya.

Lesti datang dalam rangka melaporkan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hal itu dikonfirmasi langsung oleh pihak kepolisian. 

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

"KDRT," jawab Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi.

1. Tak Hadir Di Hajatan Keluarga

Ramainya berita ini pun membuat netizen akhirnya kembali menyoroti momen Rizky Billar yang tak hadir di hajatan keluarga besar Lesti beberapa waktu lalu. Di acara lamaran Beny Mulyana, Lesti hanya ditemani oleh putranya, Baby Leslar. 

Di waktu yang lain, Billar pun mengungkapkan alasannya kenapa ia tak bisa hadir di acara lamaran kakak iparnya itu. Saat itu, ia sedang syuting. 

"Jadi kan gue ada syuting, lalu ada meeting internal, yang mana tidak bisa gua mundurin jadwalnya, jadi kemungkinan ini gue akan nyusul ke Bandung," ungkap Rizky Billar, dikutip dari kanal YouTube Indosiar, Minggu (18/9/2022).

Namun tak lama setelah syuting berakhir, Billar bergegas menyusul istri dan anaknya itu menuju ke Bandung. 

2. Tunggu Hasil Visum

Sementara itu, terkait kasus KDRT yang diduga dilakukan oleh Billar, pihak kepolisian masih mendalaminya. Dalam keterangannya, AKP Nurman juga mengatakan kalau semalam, Lesti datang bersama kuasa hukumnya.

"Kalau itu tetap kita dalami, kapan atau masi berulang atau tidak itu nanti penyidik yang tahu. Pengacaranya sendiri ada," ujarnya.

3. Wajib Visum

Selain itu, pihak kepolisian kini tengah menunggu hasil dari visum yang dilakukan untuk menemukan fakta otentik terkait laporan ini.

"Ya nanti kita lihat dulu dari visum, biar jelas fakta otentiknya. Semalam kita harus visum dulu jadi untuk dilaporkan kasus ini wajib untuk visum," tukasnya.