Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

KABAR GALERI VIDEO EVENT

Fakta Unik Denny Caknan Sebelum Merajai YouTube, Karya-Karyanya Kerap Diklaim oleh Orang Lain!

Jum'at, 12 Agustus 2022 11:05 WIB
Fakta Unik Denny Caknan Sebelum Merajai YouTube, Karya-Karyanya Kerap Diklaim oleh Orang Lain!
IDE jadi 'dalang' di balik kesuksesan Denny Caknan / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi IDE

Kapanlagi.com - Siapa yang tak kenal dengan nama Denny Caknan? Saat ini Ia merupakan salah satu penyanyi dangdut pop dengan lirik berbahasa Jawa yang paling populer di Indonesia. Berbagai lagu ambyar hits telah dirilisnya, seperti Kartonyono Medot Janji, Los Dol dan masih banyak lainnya.

Namun tahukah kalian jika seorang Denny Caknan pun dulunya sempat jatuh bangun sebelum sampai di titik sekarang. Salah satu contohnya adalah karena masalah copyright, di mana karya-karyanya diklaim oleh orang lain karena belum didaftarkan secara resmi.

Beruntungnya, pria bernama asli Denny Setiawan itu bergabung dengan IDE (Indonesia Digital Entertainment) yang turun tangan langsung mengelola akun Youtube miliknya. Sejak saat itu, Ia pun tak pernah menemui masalah copyright. Bahkan, channel Youtube miliknya pun sudah tembus 5 juta subscriber lebih.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Sederet Artis Lain yang Bergabung di IDE

Gambar

Dan ternyata, tak hanya Denny Caknan saja artis yang bergabung dengan IDE. Beberapa musisi yang viral dan lagu-lagunya selalu trending juga berada dalam naungan IDE. Sebut saja Happy Asmara, Felix Irwan, Yeni Inka, hingga musisi luar negeri Onefour. Dan pada akhir 2019, IDE pun resmi menjadi YouTube Music Partner Indonesia dengan brand 'IDE Music'.

"Jangan khawatir, IDE Music akan memberikan rekomendasi bagaimana mengembangkan channel YouTube dengan cepat. Tak perlu diragukan lagi," ujar Denny Caknan.

2. Utamakan Kualitas Produk

Gambar

Gustiranda 'Evan' Mopili selaku CEO dan Founder IDE, menjelaskan jika salah satu kelebihan IDE dibandingkan dengan perusahaan lain adalah mengenai kualitas produk yang memang menjadi fokus utamanya. IDE sendiri telah bekerjasama dengan beberapa label rekaman di Jawa Timur yang merupakan barometer musik 'ambyar' di Indonesia.

"Kita mengandalkan kualitas. Kita fokus dulu ke kualitas produknya," ujar pria yang akrab dipanggil Evan ini.

Miftah Farid Oktofani selaku Co Founder dan CBDO of IDE pun menambahkan, "Di perusahaan service, pastinya komunikasi harus bagus. Pelayanan kita di dalam dan di luar juga harus bagus. Kita dalam sorotan industri musik Indonesia karena kita banyak membuat perubahan dalam industri musik Indonesia."