KABAR GALERI VIDEO EVENT

Ini Alasan Kanopi Rumah Clara Gopa Tidak Dilepas, Malah Diberi Galon Buat Minum

Rahmi Safitri | Selasa, 05 November 2019 20:15 WIB
Ini Alasan Kanopi Rumah Clara Gopa Tidak Dilepas, Malah Diberi Galon Buat Minum

Kapanlagi.com - Clara Gopa sekarang sedang jadi sorotan netizens dan media. Ini setelah foto rumahnya di Sawojajar, Malang, jadi pembicaraan di medsos setelah kanopinya sampai di jalan dan digunakan sebagai peneduh mobil. 

Clara Gopa mengaku nggak tahu apakah pihak pemerintah meminta keluarganya untuk mencopot kanopi. Ini karena kata anggota Duo Serigala ini komunikasi dengan keluarganya agak tertutup. Yang jelas kanopi itu tidak dicopot karena permintaan sang mama.

 

"Mamaku yang kolot karena nggak mau ngelepas itu. Malah harus dipertahankan. Kalo untuk mobil memang udah dipindahin. Cuma kalo kanopinya dia nggak mau ngelepasin, malah dikasih Aqua galon di situ," kata Clara saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

1 dari 2 halaman

1. Tetangga Ikut Bingung

Saat ditanya bagaimana pendapat tetangga sekitar, ternyata nggak ada masalah, malah mereka datang ke rumah Clara karena bingung. Ia juga bilang keluarganya nggak pernah ada masalah dengan tetangga.

"Pas datang ke rumah ditanyain, emang ada apa sih kok sampai wartawan banyak yang datang. Ternyata viral. 'Perasaan ini nggak pernah mengganggu lho', gitu. Makanya tetangga semua itu kan pada baik. Kok bisa sampai merasa keganggu itu siapa gitu lho? Pertanyaanku cuma itu aja sih," kata Clara.

2 dari 2 halaman

2. Bisa Dilewati

Bisa Dilewati Clara Gopa © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Banyak yang bilang sebenarnya masalahnya bukan pada kanopi, tapi karena mobil yang diparkir di depan rumah dan memakan jalan. Clara lalu mencoba memberikan penjelasan.

"Sebenernya gini, kalo untuk mobil emang tetangga sebelahku ada banyak parkiran. Cuman yg jadi masalah itu kanopi, karena mungkin gede, mobilnya juga gede, jalannya sempit jadi seakan-akan orang yang ngelihat, 'Ih sempit banget jadi nggak bisa dilewatin'. Padahal bisa dilewatin," pungkasnya.

(kpl/aal/pit)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑