KABAR GALERI VIDEO EVENT

Khawatir Kena Virus Corona di Singapura, Denada dan Shakira Diminta Pindah ke Amerika

Dhimas Wahyu Nugroho   | Senin, 24 Februari 2020 19:01 WIB
Khawatir Kena Virus Corona di Singapura, Denada dan Shakira Diminta Pindah ke Amerika

Kapanlagi.com - Denada yang saat ini berada di Singapura menemani buah hatinya, Shakira yang masih dalam masa pengobatan pun diminta pindah oleh sang bunda, yakni Emilia Contessa. Hal tersebut karena penyebaran virus Corona yang sudah masuk ke Negeri Singa itu.

Dalam video youtube yang diunggahnya, Emilia, ibunda Denada tampak begitu panik dan khawatir tengan virus tersebut. Ia pun langsung menyarankan untuk Denada beserta Shakira pindah ke Amerika sebelum terlambat.

"Di Singapur kan teknologi medisnya maju ya, tapi karena penderitanya banyak, mama jadi worry sama kamu, kalo bisa kamu ke Amerika," kata Emilia Contessa seperti dikutip di youtube channel Denada Official, Senin (24/2).

"Tapi tolong yang ya persiapkan ya berkas-berkas yang dibawa, anak kamu," sambungnya.

1 dari 2 halaman

1. Minta Segera Berangkat ke Amerika

Sang bunda pun meminta Denada untuk segera pindah dari Singapura ke Amerika dalam waktu dekat. "Jadi kamu, mama minta kalo bisa, ya. Kalo memang tidak memberatkan kamu, kamu berangkat ke Amerika," tutur sang bunda.

Bahkan, Denada pun untuk segera menyelesaikan pekerjaannya, terutama yang ada di Indonesia, dan segera berangkat. "Jadi mungkin nggak tahu deh kapan kamu bisa berangkat? Kamu selesaikan dulu pekerjaan. Kalo memang kamu bisa, dan kamu langsung berangkat ke Amerika," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

2. Kekhawatiran Seorang Ibu

Kekhawatiran Seorang Ibu ©youtube.com/DENADA OFFICIAL
Permintaan ini tak lebih dari kekhawatiran sang ibu kepada anaknya, dan kekhawatiran nenek kepada cucunya. Sang bunda juga meminta Denada untuk segere berkonsultasi dengan dokter Shakira yang ada di Singapura.

"Buat mama itu yang terus membebani pikiran mama gitu. Biarlah bawalah semua berkas-berkas Shakira, kemudian medical record-nya. Semua bawa ke sana, konsultasikan di sana dengan dokter di Singapur, dan hubungi dokter di sana," ujar ibu Denada.

"Tolonglah pikirkan opsi itu gitu ke Amerika, karena lebih tenang lah," tutupnya.

(kpl/dwn)