KABAR GALERI VIDEO EVENT

Kuak Masa Lalu Mantan Sahabat, Ini Awal Mula Perseteruan Lucinta Luna dan Gebby Vesta

Galuh Esti Nugraini   | Rabu, 19 Februari 2020 12:05 WIB
Kuak Masa Lalu Mantan Sahabat, Ini Awal Mula Perseteruan Lucinta Luna dan Gebby Vesta

Kapanlagi.com - Setelah Lucinta Luna mendekam di balik jeruji besi karena terlibat narkoba, DJ Gebby Vesta membuka banyak hal tentang mantan sahabatnya itu. Ia mengatakan bila Lucinta adalah transgender yang mengganti kelaminnya karena seorang laki-laki dan pernah juga menjual diri di luar negeri.

Apa yang dilakukan Gebby menuai pro kontra. Di satu sisi banyak menjawab rasa penasaran masyarakat. Tapi di sisi lain dirinya dianggap mencari sensasi dengan berkoar-koar tentang masa lalu Lucinta.

1 dari 2 halaman

1. Awal Perseteruan

Gebby Vesta memiliki alasan tersendiri kenapa ia begitu kesal dengan Lucinta Luna. Kepada awak media dirinya pun mengungkap latar belakang kenapa mereka berseteru.

"Problem kita ini sebenarnya simpel, cuma masalah lagu Bobo Di Mana yang dipakai sama dia dan sampai sekarang royaltinya belum dibayar," kata Gebby saat menggelar jumpa pers di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

2 dari 2 halaman

2. Sudah Ikhlas, Tapi...

Sudah Ikhlas, Tapi... © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Sejatinya Gebby Vesta bisa saja melaporkan apa yang dilakukan Lucinta Luna ke pihak polisi. Namun ia memilih untuk mengikhlaskan saja uang hasil royalti itu. Akan tetapi tiba-tiba saja pihak Lucinta terus menyindirnya, mengatai di sosial media. Hingga puncaknya beredar postingan surat pergantian kelamin milik Gebby di sosial media.

"(Soal royalti) itu sudah saya ikhlaskan sejak lama. Kalau saya mau bahas lagi, saya bisa laporin dia untuk wanprestasi karena uang saya di dia ratusan juta, tapi saya ikhlaskan dengan ajak damai cuma nggak pernah bisa ketemu," jelas Gebby.

"Dia sindir terus, ngatain saya, saya berusaha sabar karena saya pikir ini orang gila. Cuma makin ke sini kok dipancing terus. Siapa sih yang bisa sabar? Saya bukan malaikat," tutupnya.

(kpl/abs/gen)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑