KABAR GALERI VIDEO EVENT

Masih 16 Tahun, Suara Meli LIDA Setara Penyanyi Dangdut Profesional

Selasa, 27 Oktober 2020 13:17 WIB
Masih 16 Tahun, Suara Meli LIDA Setara Penyanyi Dangdut Profesional
Meli LIDA 2020 (credit: Dokumentasi Pribadi)

Kapanlagi.com - Rasa bahagia menyelimuti Meli LIDA yang berhasil menjadi juara Liga Dangdut Indonesia 2020 (LIDA). Dipercaya membawakan lagu dangdut ternama Hendro Saky bertajuk 'Hikmah', gadis usia 16 tahun ini akhirnya sukses menjadi pemenang pertama LIDA.

Gadis cantik yang mewakili Cianjur, Jawa Barat dan masih miliki usia yang masih muda, oleh Hendro Saky menyebutnya bahwa kualitas menyanyai Meli di atas rata-tata.

“Meli memiliki tehnik dan olah vokal yang sangat bagus bahkan hampir sempurna. Yang kedua, Meli ini karakter vokalnya memang dangdut banget, dia juga mampu melantunkan cengkok-cengkok dangdut yang sangat tajam, artinya cengkok-cengkok yang banyak sekali melibatkan not, ini luar biasa, hanya penyanyi dangdut professional yang bisa melakukan ini”, kata Hendro Saky,

1. Jatuh Hati Nyanyikan Lagu Hikmah

Nggak hanya itu, menurut Hendro Saky, Meli pantas disandingkan dengan Lesti (Juara Dangdut Academy 1) dan Selfi (Juara 1 LIDA 2018) dengan suara khas cengko-cengkok dangdutnya.

Meli sendiri merasa mempunyai perasaan yakin membawakan lagu 'Hikmah', bahkan awalnya ia jatuh hati menyanyikan lagu dari Hendro Saky tersebut.

“Aku langsung suka banget sama lagunya sejak pertama kali dikasih tau ini lagu untuk Meli. Bahkan saking sukanya, aku benar-benar nggak sabar lagu ini rilis. Kebetulan aku juga suka banget sama lagu-lagunya ayah Hendro ya, jadi Alhamdulillah proses rekaman berjalan lancar dan cepat yah,” tutur Meli.

2. Semangat Pembuatan Music Video

Setelah menjadi juara Liga Dangdut Indonesia 2020, Meli sangat bersemangat ketika pembuatan music video. Gadis usia 16 tahun ini pun juga ngga bisa lupa pada pengalaman syutingnya.

“Jadi, syutingnya tuh kan 2 hari, tapi Meli lebih seneng tempat kedua, kalau yang syuting hari pertama tuh diluar, nggak bisa charger HP dan banyak nyamuk, jadi Meli sambil nepokin nyamuk gitu, haha… nah klo yang tempat kedua ada AC, bisa charger HP, trus serunya Meli syuting sama kak Randa dan bang Gunawan, Meli suruh adegan marah malah ketawa terus ngeliat ekspresi kak Randa, aku paling nggak bisa nahan ketawa,” cerita gadis yang masih duduk di kelas 1 SMA jurusan IPA.

“Meli tuh bener-bener nggak dikasih tahu ending syutingnya tuh gimana, cuma dibilang ada siram-siraman air dan Meli piker air putih, ternyata pas udah sore udah saat adegan terakhir baru dikasih tahu, kalau Meli dan kak Randa harus nyiram kopi ke kepala masing-masing, haduuuh… kebayang kan lengketnya, udah memohon-mohon jangan kopi, air putih aja, tapi tetap nggak boleh sama mas Ryan sutradaranya. Yaudah deh kita pasrah aja demi hasil yang maksimal.” Jelas Meli.

3. Pengalaman Pembuata Music Video

Ketika produksi syuting telah selesai, Meli dibuat panik karena tidak ada kamar mandi pada lokasi syuting cuma wastafel dan toilet. Pengalaman tersebut membuat Meli nggak bisa terlupakan.

Music Video yang diperankan oleh Meli menceritakan bahwa Meli berpacaran dengan Randa dan membangun sebuah usaha bersama kedai kopi. Namun usai mereka putus, banyak sekali permasalahan dan pertengkaran. Ditengah hubunan yang tak baik tersebut, Gunawan datang mendekati Meli.