KABAR GALERI VIDEO EVENT

Nabila, Zam Ryzam, Jirayut dan Juviana Maria, Siapa yang Tersenggol?

Editor KapanLagi.com | Senin, 26 November 2018 16:35 WIB
Nabila, Zam Ryzam, Jirayut dan Juviana Maria, Siapa yang Tersenggol?

Kapanlagi.com - Suatu hal yang biasa jika dalam suatu ajang perlombaan setiap peserta memiliki kelebihan ataupun keunikan yang berbeda-beda. Persaingan di grup 3 Dangdut Academy Asia 4 yang beranggotakan Nabila (Indonesia), Zam Ryzam (Malaysia), Jirayut (Thailand) dan Juviana Maria (Timor Leste) kini semakin ketat.

Pada malam ini keempat finalis ini harus tampil lebih bagus agar tidak tersenggol di konser result show. Perolehan poin sementara mereka usai tampil kemarin malam tidak berbeda jauh antara satu peserta dengan yang lainnya. Siapa yang akan tersenggol malam ini?

Nabila, Zam Ryzam, Jirayut dan Juviana Maria Dangdut Academy Asia 4. (credit: instagram.com/Indosiar)Nabila, Zam Ryzam, Jirayut dan Juviana Maria Dangdut Academy Asia 4. (credit: instagram.com/Indosiar)

1 dari 4 halaman

1. Nabila Peroleh Nilai Tertinggi

Nabila salah satu peserta perwakilan dari Indonesia mendapatkan pujian dari komentator dan dewan juri. Pada tanggal 25 November 2018 perempuan asal Aceh ini membawakan lagu berjudul Fatamorgana. “Saya salut dengan penampilan Nabila malam ini. Dari awal sampai lagu berakhir saya dapat merasakan merdunya suara kamu. Penampilan kamu malam ini lebih baik dari show sebelumnya di Top 24,” kata Minan Yunos komentator baru asal Brunei Darussalam.

Jika sebelumnya Nabila sempat mendapat kritik pedas dari komentator dan para juri yang membuatnya down. Kini Nabila berusaha bangkit dan memberikan penampilan terbaiknya. Tak sia-sia segala usahanya pada malam itu, Nabila menempati posisi teratas pada klasemen sementara dengan jumlah nilai 512.

2 dari 4 halaman

2. Zam Ryzam Dikritik Soimah

Penampilan Zam Ryzam asal Malaysia yang membawakan lagu berjudul Ku Ingin pada malam itu juga mendapat pujian. “Penampilan kamu malam ini begitu spesial. Ada dinamika yang tidak mudah dibawakan, namun kamu bisa membawakan lagu itu dengan baik,” puji Rosalina Musa komentator asal Singapura.

Selain mendapat pujian Zam Ryzam juga mendapat kritik dari salah satu komentator Dangdut Academy Asia 4. “Kamu bagus di bagian improvisasi namun cengkoknya kurang maksimal,” ujar Soimah komentator asal Indonesia. Perolehan nilai yang didapatkan Zam Ryzam berjumlah 500 dengan posisi nomor dua setelah Nabila.

3 dari 4 halaman

3. Dewi Perssik Berikan Pujian Kepada Jirayut

Sedangkan Jirayut peserta asal Thailand yang sempat dikabarkan mirip dengan Al Ghazali ini penampilannya sangat menghibur dengan membawakan lagu yang berjudul Oh May Darling. Aksi panggung Jirayut membuat para komentator dan seluruh penonton di studio 5 Indosiar ikut terbawa dalam irama lagu yang ia bawakan.

“Saya selalu melihat kamu memberikan penampilan dengan warna tersendiri. Jangan terlalu pede di zona aman ini. Kamu harus belajar menyanyikan tembang dangdut yang lebih sulit lagi,” begitu saran Nassar. “Penampilan kamu menghibur, walau belum sempurna. Good luck Jirayut,” begitu Dewi Perssik memberikan pujian. Jirayut berada pada posisi 3 dengan jumlah nilai 483.

4 dari 4 halaman

4. Penampilan Juviana Maria Kurang Maksimal

Sementara Juviana Maria asal Timor Leste yang membawakan lagu berjudul Mati Gaya berusaha tampil maksimal dengan aksi panggung yang atraktif. Namun menurut komentator apa yang ia suguhkan belum maksimal.

“Saya merasa tidak puas dengan penampilan kamu malam ini. Artikulasinya kurang jelas dan tempo yang kamu bawakan juga terburu-buru. Kamu harus menggunakan dengan baik wild card yang diberikan komentator untuk berlaga di Top 20 ini,” kata Paize, komentator asal Timor Leste. Juviana Maria pada klasemen pertama berada di posisi paling akhir dengan jumlah nilai 471.

Malam ini Nabila (Indonesia), Zam Ryzam (Malaysia), Jirayut (Thailand) dan Juviana Maria (Timor Leste) akan tampil lagi dalam result show. Siapa yang akan tersisih dan siapa yang akan maju ke Top 15 DA Asia 4? Saksikan konser result show malam ini hanya di Indosiar.

Penulis: Nanda Sukma

(kpl/edy/mag/nan)


↑