KABAR GALERI VIDEO EVENT
In Partnership with Indosiar

Nyanyikan Tembang Berbahasa Jawa, Maia Lee Panen Pujian

Sanjaya Ferryanto | Kamis, 08 November 2018 17:01 WIB
Nyanyikan Tembang Berbahasa Jawa, Maia Lee Panen Pujian

Kapanlagi.com - Sehari-hari Maia Lee memang tak lancar berbahasa Indonesia, namun ia begitu percaya diri mendendangkan tembang dangdut berbahasa Jawa seperti Sayang (Via Vallen). Para komentator Dangdut Academy Asia 4 (DAA4) tak bisa menahan tawa geli usai peserta asal Singapura ini tampil. Mereka memuji keberanian dan penampilan Maia Lee.

Yang membuat Soimah, Nassar, Inul dan komentator lainnya tergelak adalah gaya mengucapan dari Maia yang unik. Ia seperti bule yang belum lancar berbicara bahasa Indonesia. “Akhirnya aku bisa menyelesaikan lagu itu. Kalau ada yang kurang pas ya begitu deh,” ujarnya saat ditemui di studio 5 Indosiar, Jakarta Barat, Rabu (7/11/2011).

Inul memuji penampilan Maia. “Aku suka penampilannya, menyanyinya sederhana tapi enak dinikmati,” kata Inul. Sedangkan Soimah mencermati saat menampilkan rap, tak ada yang salah. “Rap nya benar semua lho meski berbahasa Jawa. Apik tenan,” timpal perempuan yang kerap disapa Mak-e itu.

1 dari 3 halaman

1. Perlu Effort Lebih

Karena bukan dari bahasa ibunya, Maia memang perlu effort lebih untuk menghafal lagu yang berbahasa Jawa macam Sayang, Jaran Goyang, Bojo Loro dan sebagainya. Yang membuatnya terbantu karena lagu ini eazy listening dan mudah untuk diingat.

Karena uni, Soimah meminta dia kembali mengulang sebait dari tembang Sayang. Tanpa menunggu lama ia pun kembali berdendang, “Hari demi hari uwes tak lewati// Yen pancen dalane kudu kuat atiIbarate sego uwes dadi bubur// Nanging tresno iki ora bakal luntur// Sak tenane aku iki pancen tresno awakmu// Ora ono liyane sing isoh dadi pengantimu// Wes kanggo awak mu seng cocok neng ati ku// Nganti rambutku putih ati mu ra bakal krungu.” Tepuk tangan bergemuruh saat ia dengan lancar mengulang lagi lagu yang tak hanya digemari warga Indonesia, namun sudah melintas ke berbagai negara itu.

Tahu engga arti dari lagu berbahasa Jawa yang kamu nyanyikan. “Saya tahu sedikit, saya menerjemahkan lewat google translate. Jadi tahunya dari sana,” katanya. Dari sana pula Maia mencoba mendalami dan meresapi tembang yang ia nyanyikan meski kata-demi kata dari lagu itu tak ia fahami semuanya.

2 dari 3 halaman

2. Wakil Dari Singapura

Wakil Dari Singapura Maia Lee © Indosiar
Sepanjang perhelatan Dangdut Academy Asia, Maia Lee adalah peserta pertama dari etnis Chinese yang berhasil masuk. Dia menjadi wakil dari Singapura untuk mengikuti DAA4. Bagi Maia bisa masuk ke pentas ini adalah kesempatan yang amat berharga dan harus dimanfaatkan dengan baik. “Ini kesempatan yang sayang kalau saya lewatkan,” ujarnya putri pasangan Lee Bei Yuan dan Kamui ini.

Wanita yang gemar memanjat tebing dan bersepeda ini tak berani pasang target muluk-muluk di ajang DAA4 ini. Soalnya pesaingnya dari Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Brunei Darussalam dan Thailand baginya begitu berat. Dangdut bagi saya adalah hal baru selama ini ia lebih banyak melantunkan tembang berbahasa Mandarin.

Selain itu dia juga pandai menari. Kemampuan menarinya ia coba tunjukkan di pentas DAA4 saat menyanyikan lagu Jaran Goyang. Aksi panggung Maia Lee juga mendapat apluas dari komentator dan penonton yang memenuhi studio 5 Indosiar.

3 dari 3 halaman

3. Biodata

Nama lengkap : Maia Lee

Nama Panggilan : Maia Lee

Tempat, Tanggal Lahir : Singapore

Jenis Kelamin : Female

Warga Negara. : Singaporean

Status Keluarga : Nikah

Anak ke : 3

Nama Ayah : Lee Bei Yuan

Nama Ibu : Kamui

Hobby : Jahit baju, baisikal, rock-climbing, wakeboarding

(kpl/frs)


Editor:  

Sanjaya Ferryanto

TOPIK TERKAIT
 
↑