KABAR GALERI VIDEO EVENT

Positif Covid-19, Begini Kronologi Meninggalnya Pedangdut Neneng Anjarwati

Rabu, 14 Juli 2021 14:00 WIB
Positif Covid-19, Begini Kronologi Meninggalnya Pedangdut Neneng Anjarwati
Neneng Anjarwati (credit: instagram.com/nenenganjarwati13_real)

Kapanlagi.com - Dunia dangdut kini tengah berduka. Penyanyi Neneng Anjarwati meninggal dunia, Rabu (14/7) tadi. Saat awal dikonfirmasi pihak keluarga belum mau menceritakan kronologi meninggalnya almarhumah Neneng. Setelah dimakamkan, putra bungsu Neneng Anjarwati, Daviz Anugrah akhirnya angkat bicara.

Daviz mengatakan dua minggu sebelum sang bunda meninggal dunia, dirinya dan Neneng sempat dinyatakan positif Covid-19. Di saat Daviz perlahan sembuh, kondisi Neneng Anjarwati semakin memburuk karena saturasi oksigen yang tak karuan.

"Dua minggu lalu aku sama mama berdua barengan kenanya, sempat meriang panas dua hari. Nah aku di hari ketiga udah sembuh tapi mama masih ngedrop aja. Kita swab aku sama mama positif, ok positif dua-duanya aku sama mama isoman. Nah hari selanjutnya saturasi oksigen mama udah nggak karuan, turun terus," ungkap Daviz Anugrah saat ditemui di rumah duka kawasan Malaka Residance, Jakarta Timur, Rabu (14/7).

1. Isolasi di Rumah

Daviz menceritakan, dirinya dan pihak keluarga awalnya mengupayakan agar kondisi Neneng Anjarwati bisa membaik dengan menjalani isolasi mandiri. Namun karena semakin tak memungkinkan untuk melakukan isolasi di rumah, Neneng kemudian dilarikan di rumah sakit.

"Tadinya kita paksain buat isoman dengan peralatan yang nggak memungkinkan, akhirnya kita bawa ke RS Pondok Labu. Nah di sana mama dirawat IGD lanjut ke ruang isolasi lalu puncaknya di ruang ICU di cek kebutuhan plasma darah B+ dua kantong," ujarnya.

2. Tuhan Berkehendak Lain

Keluarga Neneng Anjarwati sempat kesulitan mendapatkan plasma darah yang ternyata masih belum bisa mencukupi kebutuhan. Di saat plasma darah sudah didapatkan nyatanya Tuhan berkehendak lain, Neneng Anjarwati berpulang.

"Udah dapat suster bilang masih kurang, kita usaha cari dan golongan darah itu susah, pas dapat hari ini harusnya ambil hasil darah tapi tuhan berkata lain," terang Daviz.

"Mama udah dipanggil ya mau gimana kita udah usaha kita udah bolak balik RS, PMI ya sekuat kita. Mungkin udah waktunya juga kita nggak tahu kan udah usaha," sambung Daviz yang kemudian terisak tangis.

3. Penyakit Bawaan

Putra mendiang Neneng Anjarwati itu juga mengungkapkan jika sang ibunda memiliki penyakit bawaan. Riwayat diabetes dan asam urat yang diderita memperparah kondisi Neneng.

"(Ada) diabetes, nah kalau untuk Covid ringan kan yang bisa sembuh mungkin karena nggak punya penyakit bawaan yang berat. Mama tuh ada asam urat dan diabetes yang akut, jadinya dia imunya kena banget turun banget," ujar Daviz.