KABAR GALERI VIDEO EVENT

Rhoma Irama, Sederet Kisah Masa Lalu Yang Tak Kamu Tahu Hingga Pandangan Soal Musik: 'Lagu Adalah Penyampai Firman Tuhan'

Umar Sjadjaah   | Selasa, 27 Juli 2021 23:31 WIB
Rhoma Irama, Sederet Kisah Masa Lalu Yang Tak Kamu Tahu Hingga Pandangan Soal Musik: 'Lagu Adalah Penyampai Firman Tuhan'
Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Kapanlagi.com - Rhoma Irama telah menjadi seorang raja yang sesungguhnya di dunia musik dangdut. Ia mengenal musik di usia yang sangat dini. Seperti disadur dari buku RHOMA IRAMA POLITIK DAKWAH DALAM NADA yang ditulis oleh Moh. Shofan, bakat sang Raja Dangdut sudah terlihat ketika ia duduk di bangku sejak kelas 2 SD.

Tapi KLovers tahu nggak kalau bintang utama film Satria Bergitar ini ternyata punya pengalaman pilu di masa kecil hingga masa mudanya? Ya, sebelum mencapai kesuksesan seperti sekarang ini ia begitu banyak melewati lika-liku kehidupan.

Nama asli Sang Raja Dangdut sendiri merupakan Raden Irama. Rhoma merupakan penggabungan dari kata ‘Raden', ‘Haji' dan ‘Oma' yang merupakan panggilan kesayangan sang ibu untuknya. Sedangkan Irama berasal dari sebuah nama grup sandiwara Sunda, Irama Baru.

Sang ayah, Raden Burdah Anggawirjaya masih tergolong ningrat Sumedang dan merupakan Komandan Batalion Garuda Putih yang bertugas di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat. Sedangkan ibu Rhoma, Tuty Djuariah masih memiliki hubungan saudara dengan Pangeran Jayakarta. Pada saat mengandung Rhoma, sang ibu pernah bermimpi menggendong mawar yang indah. Kini mawar tersebut berubah menjadi Raja Dangdut yang sudah menghasilkan banyak karya baik dalam dunia musik maupun film.

1. Kelas Kosong Demi Nonton Rhoma

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Bakat Rhoma di dunia musik terlihat sejak kecil, ia sudah bisa membawakan lagu barat dan India ketika duduk di kelas 2 SD. Anak kedua dari empat belas bersaudara ini juga sering mendengarkan lagu Timur Tengah yang dibawakan oleh Umi Kaltsum.

Jika beberapa anak kecil malu ketika disuruh maju ke depan kelas untuk menyanyi, hal itu tidak berlaku bagi Rhoma. Ia begitu rajin ketika menunjukkan bakat di depan teman-temannya. Murid yang lainnya pun meninggalkan kelas mereka demi menonton Rhoma.

2. Kabur Lewat Jendela

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Rhoma begitu mencintai musik, sang ayah yang jago dalam bermain seruling dan mahir dengan lagu-lagu Cianjuran menurun kepada ayah Ridho Rhoma ini. Saking cintanya, ia rela beberapa kali bolos sekolah karena disusul teman-temannya untuk bermain musik.

Tahukah kamu apa yang dilakukan pemilik nama asli Raden Irama ini? Ia melewati jendela dan kabur bersama teman-temannya. Tentu saja hal itu berpengaruh terhadap absensinya di sekolah.

3. Jual Baju dan Ngamen

Karena bandel dan sering kabur dari pelajaran, Rhoma akhirnya tinggal kelas. Untuk mengatasi rasa malunya, penyanyi kelahiran 11 Desember 1946 ini pun memilih pindah sekolah.

Awalnya Rhoma ingin belajar di Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur namun karena tidak membeli karcis kereta, Rhoma, Kakaknya dan tiga orang temannya akhirnya diturunkan di Solo.

Ia pun sempat sekolah di SMA St. Joseph, Solo. Kehidupan pahit dialami sang Raja Dangdut sebelum ia akhirnya sukses seperti sekarang. Diberitakan bahwa ia sempat menjual baju yang dibawa dari Jakarta dan mengamen untuk untuk membiayai sekolahnya.

 Youtube/IndosiarYoutube/Indosiar

Namun dalam sebuah kesempatan, Rhoma Irama menampik fakta tersebut. Tukul Arwana yang menjadi host di acara tersebut memberi sebuah pertanyaan pada Rhoma Irama. "Hoax atau fakta, ketika sekolah di Solo pak Haji (Rhoma Irama) pernah menjadi pengamen untuk mendapatkan uang?," tanya Tukul Arwana.

"Nggak juga kali ya," jawab Rhoma Irama terhadap pertanyaan yang dilontarkan Tukul. Di Solo, Rhoma Irama tak lulus dan pada akhirnya mengharuskannya kembali ke Jakarta melanjutkan sekolah di SMA 17 Agustus dan lulus pada tahun 1964.

4. Sering Berkelahi

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Berkelahi merupakan hal yang biasa dilakoni Rhoma ketika masa muda. Sampai-sampai ia dijadikan seorang pemimpin oleh teman-temannya karena keberaniannya.

Pernah suatu ketika Rhoma mendapati dirinya salah sasaran. Ia dikeroyok karena dikira telah merebut pacar dari salah satu anggota gank. Padahal orang tersebut bukan Rhoma.

Rhoma pun menganggap aksi pengeroyokan bukanlah hal yang fair. Menurutnya menyerang satu orang secara beramai-ramai tidaklah adil, terlebih serangan tersebut salah sasaran.

5. Ingin Jadi Hakim

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Sang ayah ingin Rhoma menjadi seorang dokter. Namun siapa sangka jika ditanya soal cita-cita, ternyata Rhoma ingin jadi seorang hakim bukan. Harapannya supaya ia bisa membela siapa saja yang menerima ketidakadilan.

Ia sempat mengenyam pendidikan di Universitas 17 Agustus jurusan sosial politik, namun hanya bertahan selama setahun saja. Ia memutuskan keluar dari kampus tersebut karena ia dipaksa memotong rambutnya yang gondrong.

6. Proses Penciptaan Lagu

Dalam sebuah interview yang ditayangkan oleh kanal Youtube FORSA DKI JAKARTA OFFICIAL, Rhoma Irama membeberkan proses saat dirinya menciptakan sebuah lagu. Menurutnya, dalam menciptakan lagu tak harus dilakukan dalam suasana yang hening dan menyendiri.

"Nggak tentu ya, proses menciptakan lagu itu bukan harus menyepi. Pada prosesnya mungkin iya, tapi ketika datang ilham itu bisa lagi nyupir datang ilham, lagi ,bahkan lagi apa gitu ya, ketika datang ilham itu langsung kita tangkap. Tangkap ilham itu, baru kita produksi, kita sempurnakan, seperti itu," ujar Rhoma Irama.

Credit: Youtube/FORSA DKI JAKARTA OFFICIALCredit: Youtube/FORSA DKI JAKARTA OFFICIAL

Rhoma Irama kemudian melanjutkan bahwa lagunya bisa memiliki banyak sifat, seperti masalah sosial, hak asasi manusia, sampai dakwah. Ia berusaha menyampaikan firman Tuhan melalui karya seni yang ia ciptakan.

"Nah adapun lagu itu khususnya lirik ya, itu ada berapa klasifikasi itu ada true story kisah-kisah nyata, ada kisah-kisah yang kita adopsi dari peristiwa orang lain, ada hanya imajinatif saja, ada juga kita ambil dari masalah-masalah sosial seperti lagu judi lah, lagu hak asasi lah segala macam itu sebagai masalah-masalah sosial. Nah kemudian ada juga yang bersifat dakwah tadi, Ballighû ‘annî walau âyah menyampaikan firman Allah walaupun cuma satu ayat. Jadi seperti itu proses penciptaan lagu," pungkas beliau.

7. Pandangan Rhoma Irama Soal Musik

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Pada sebuah acara yang bertajuk World Music and Dance di Jepang, Rhoma Irama diwawancarai oleh Rektor Universitas Tokyo. Sang Rektor bertanya pada Rhoma mengapa lagu miliknya penuh dengan pesan religi dan sosial. Rhoma pun menjawabnya dengan kalimat bijak berikut ini.

"Saya jawab, 'music is not just for fun but it has responsibility to Allah and human beings. Musik itu bukan untuk happy-happy tapi dia ada pertanggungjawaban kepada Allah dan kepada manusia, kenapa karena the power of music can change attitude, the power of musik ini bisa membuat attitude seseorang, bisa membuat karakter orang, dengan musik bisa dia jadi baik atau menjadi tidak baik," ujar Rhoma Irama. 

8. Terjun di Dunia Film

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Popularitas Rhoma Irama yang melambung tinggi di dunia musik rupanya membuat produser film melihatnya sebagai satu peluang bisnis. Ketika mendapat tawaran, Rhoma Irama tak langsung menyetujui hal itu. Ia memberikan sejumlah syarat. Salah satunya adalah ia tak mau memerankan karakter orang lain.

"Saya bilang oke dengan beberapa syarat. Pertama, saya tidak mau jadi aktor, artinya saya akan memerankan diri saya sendiri, tidak mau sebagai toko fiktif itu saya nggak mau, 'kenapa gitu bang haji?' Saya pernah melihat satu bintang film di keluarga saya, begitu kagum saya sama karakternya tapi begitu saya temui orangnya 180 derajat berbeda. Dari yang saya kagumi di film, ternyata orangnya tuh nggak seperti yang saya lihat di film. Saya kecewa berat saat itu, rupanya lo cuma di film doang kayak begini, saya bilang gitu," tutur Rhoma Irama.

9. Rajin Berzikir

Rhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_officialRhoma Irama - Credit: instagram.com/rhoma_official

Rhoma telah sukses dengan karirnya, tidak hanya di dunia musik tapi juga seni peran. Ia telah membintangi sebanyak 4 judul serial televisi dan 29 judul film. Karyanya dalam dunia dangdut tidak diragukan lagi, sebanyak 36 album solo dan 26 album soundtrack film telah dihasilkan.

Kini Sang Raja Dangdut telah berusia 74 tahun, dengan segudang prestasinya di dunia musik khususnya dangdut. Meski tak lagi muda, namun Rhoma selalu terlihat bugar di setiap penampilannya. Ternyata rahasianya adalah ibadah, tidak serumit yang dipikirkan banyak orang kan?

"Dengan berzikir pada Allah, maka tenanglah hati, kalau hati tenang, enggak stres, enggak ada pikiran. Jadi insya Allah dengan banyak ibadah, kita jadi merasa lebih tenang," ujar Rhoma Irama di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat seperti dilansir dari liputan6.com. Melihat perjuangan Rhoma Irama sampai detik ini, bisa jadi pelecut untuk para generasi muda khususnya yang menggeluti musik dangdut supaya jangan pernah menyerah.

Reporter:   Cinthya Septavy