Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

KABAR GALERI VIDEO EVENT

Rilis Lagu Terbaru, Harry Kutai Gandeng Riska Bunga Fahira 'BHSI' Jadi Model Video Klip

Senin, 06 Desember 2021 11:23 WIB
Rilis Lagu Terbaru, Harry Kutai Gandeng Riska Bunga Fahira 'BHSI' Jadi Model Video Klip
Hari Kutai Ajak Riska Bunga Fahire Jadi Bintang Video Klip (credit: Dokumentasi Pribadi)

Kapanlagi.com - Sukses dengan lima single sebelumnya, Harry Kutai kini merilis single terbarunya yang bertajuk Hancur Hatiku. Berbeda dari sebelumnya, kali ini single tersebut bergenre pop dangdut.

"Saya bersyukur alhamdulilah, single keenam ini akhirnya bisa diluncurkan sesuai jadwal. Mudah-mudahan lagu ini dapat diterima oleh penikmat musik Indonesia," ujar Harry Kutai.

1. Dikemas Aransemen Apik

Hancur Hatiku merupakan karya cipta Dommy Allen yang dikemas dengan aransemen apik dan easy listening.

"Lagu ini memang sengaja dibuat agar gampang dicerna, semoga disukai banyak orang," kata Harry Kutai.

2. Gandeng Artis Sinetron

Gambar

Dalam pembuatan video klip lagu tersebut, Harry Kutai menggandeng artis sinetron Buku Harian Seorang Istri (BHSI) Riska Bunga Fahira sebagai model video klip.

"Terima kasih banyak sudah dikasih kesempatan untuk menjadi model video klipnya. Lagu ini keren banget. Menyentuh hati dan jiwa," kata Riska Bunga Fahira.

Selain Riska Bunga Fahira, hadir juga beberapa artis dalam memeriahkan peluncuran single Hancur Hatiku di Jakarta, Jumat (3/12/2022). Mereka di antaranya penyanyi Ermy Kulit, Vera Bintang Pantura (Vera BP4), Ay Claudya, dan Vellyn Chu.

3. Karier Bermusik Sejak Tahun 2000

Harry Kutai memulai karier bermusiknya sejak tahun 2000 bersama Is Hariyanto. Beberapa judul lagunya sempat hits pada eranya seperti "Aku Bukan Dewa" ciptaan Eko Saki, "Jangan Lupakan Aku", "Peluklah Aku Dalam Cintamu".

"Untuk lagu 'Hancur Hatiku' ini sangat sederhana, menceritakan tentang hubungan antara dua kekasih yang putus cinta di tengah jalan dan akhirnya bubar begitu saja meninggalkan luka yang sangat dalam, maka hancurlah hatinya. Jadi lagu ini bukan curahan hati saya, melainkan orang lain,” pungkas Harry Kutai.