KABAR GALERI VIDEO EVENT

Sempat Awali Karir dari Panggung Hajatan Hingga Lokalisasi, Inul Daratista: Cuma Ingin Mengubah Nasib

Gilang Kurniawan   | Kamis, 01 Juli 2021 17:23 WIB
Sempat Awali Karir dari Panggung Hajatan Hingga Lokalisasi, Inul Daratista: Cuma Ingin Mengubah Nasib
Inul Daratista: instagram.com/inul.d

Kapanlagi.com - Inul Daratista kini dikenal sebagai salah satu pedangdut top tanah air yang wajahnya selalu hilir mudik di layar kaca. Berkarya sebagai penyanyi dangdut seperti sekarang bukanlah cita-cita yang sejak dulu diimpikan. Ia mengaku sedari kecil bercita-cita menjadi seorang dokter atau polwan.

Rupanya Tuhan berkehendak lain, alih-alih menjadi abdi masyarakat, Inul malah menjadi penyanyi dangdut yang memulai karir dari panggung-panggung kecil. Meski tidak mudah, secara perlahan ibu anak 1 ini mulai meraih puncak karirnya.

“Aku tidak pernah bermimpi jd artis. Aku pingin jadi dokter pake baju putih, melayani pasien mengabdi. Kalau gak jadi dokter jadi polwan gagah gitu kelihatannya wanita pemberani. Tapi gimana jadi dokter modal aja ora duwe, sekolahe goblok, matematika nilainya 3, fisika 4, IPS 5, yang bagus agama 9, PMP 8,” ungkapnya dalam sebuah unggahan.

1. Pernah Manggung di Lokalisasi

Meski sudah tidak bisa menggapai mimpinya menjadi abdi masyarakat, Inul rupanya mulai menemukan bakat terpendamnya dari hal kecil yang biasa menjadi rutinitasnya sehari-hari.

Siapa sangka menyanyi yang biasa dilakukan sambil mengepel mampu membawanya menuju karir bermusik yang lebih baik. Panggung kecil demi panggung kecil sudah dijajal demi memantapkan pengalaman menyanyinya, bahkan ia pernah menyanyi di lokasi yang benar-benar tak terduga, di lokalisasi.

“Tiap hari teriak-teriak ngartis. Cuci baju nyanyi, ngepel nyanyi, ngapain aja nyanyi, tapi biar kata nyanyine dari hajatan, panggung ke panggung, diskotik, bar, cafe, tempat lokalisasi sampe lesehan di jelajahi,” tambahnya.

2. Sudah Bisa Duduk Tenang

Kini nasib sudah berbalik, Inul Daratista sudah bisa menikmati jerih payahnya yang sudah dilalui dengan begitu susah. Bahkan ia kini sudah bisa mempekerjakan sarjana di perusahaannya. Ia juga menambahkan betapa bersyukurnya ia diberikan keberuntungan dari Tuhan.

Seperti dalam unggahannya, ia menceritakan perjalanan yang akan amat mustahil apabila tidak mendapat restu dari orang tua.

“Tapi Allah kasih aku hadiah keberuntungan besar, dengan proses keras akhirnya bisa sampe sekarang ini. Biar sekolah ngadat ora opo-opo, saiki usahaku isine pegawaiku sarjana kabeh. Sing penting jalane lurus, gak neko-neko, bersyukur dan gak males. Terus belajar ben pinter biar ora di injek-injek,” tuturnya.

“Ojo lali sungkem patuh marang wong tuwo. Aku akan berkarya terus,” tutupnya.

Editor:   Gilang Kurniawan