KABAR GALERI VIDEO EVENT
In Partnership with Indosiar

Sintang Siap Berdendang, Ada Tika Zeins di Goyang Kelam Tourism Festival 2019

Iwan Tantomi | 12 Juli 2019, 13:24 WIB
Sintang Siap Berdendang, Ada Tika Zeins di Goyang Kelam Tourism Festival 2019

Kapanlagi.com - Keunikan Sintang di Kalimantan Barat bukan hanya terletak pada keindahan alam dan kekayaan budayanya. Kota ini juga kerap menggelar festival musik menarik, seperti Goyang Kelam Tourism Festival 2019. Pasalnya, festival tersebut juga menghadirkan penyanyi dangdut ibukota, seperti Tika Zeins. Hal ini diketahui setelah setelah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi memboyongnya ke event tersebut.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, Tika Zeins akan tampil pada puncak perhelatan atau pada 14 Juli 2019.

"Nama Tika Zeins menjadi jaminan meriahnya puncak perhelatan Kelam Tourism Festival 2019. Apalagi telah beberapa kali terbukti Tika Zeins selalu tampil memukau di beberapa perhelatan yang di gelar di border area," ujar Rizki.

Ucapan Rizki jelas tak terbantahkan. Karya-karya juara Bintang Pantura 3 tersebut cukup diperhitungkan. Sebut saja lagu Aku Takut atau Cinta Bertanduk menjadi acuannya. Dirinya pun memiliki basis fans yang cukup kuat yang diberi nama "Sahati" (Sahabat Tika Sejati). Sebarannya pun mencapai Negeri Jiran Malaysia. Magnet kuat itu terlihat dari penampilannya di Festival Crossborder Aruk dan Badau beberapa waktu lalu.  

"Kemenpar akan terus menyajikan acara yang menarik untuk mendorong peningkatan sektor pariwisata di Sintang. Apalagi Sintang masih masuk dalam wilayah perbatasan yang saat ini menjadi fokus Kemenpar. Hal ini guna semakin menghidupkan sektor pariwisata di perbatasan Indonesia," paparnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung pun ikut angkat suara. Menurutnya Kelam Tourism Festival 2019 menjadi sangat penting untuk mengangkat potensi besar yang dimiliki Sintang. Apalagi festival ini juga memerkan berbagai keunggulan seni budaya dan kerajinan khas Sintang.

"Pariwisata mempunyai multiplier effect yang memberikan pengaruh yang kuat pada lingkungan sekitarnya. Dengan itu dapat dipastikan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena jelas jika pariwisata adalah cara cepat mendongkrak perekonomian daerah. Jadi ini bukan semata mengejar angka kunjungan wisatawan," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono mengakui potensi melimpah yang dimiliki Sintang. Potensi ini akan semakin terekspose dengan berbagai atraksi wisata untuk mengundang wisatawan.

"Kelam Tourism Festival 2019 sangat bagus mengangkat berbagai destinasi yang ada. Apalagi event ini konsepnya sangat lengkap. Dari mulai sport tourism, hiburan hingga Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang," ujarnya.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, membalut wisata dengan mendatangkan penyanyi terkenal adalah cara tepat untuk mengundang wisatawan. Dari rekam jejak yang ada, musisi selalu menjadi endorser yang baik bagi pariwisata. Kehadiran penyanyi top selalu sukses mendatangkan crowd.

"Untuk menciptakan crowd memang perlu bahasa universal, dan musik adalah salah satu jawabannya. Begitu artis-artis terkenal tampil, wisatawan akan datang untuk mendapatkan hiburan yang belum tentu sebulan sekali itu. Belum lagi musisi yang tampil selalu posting kehadirannya di berbagai destinasi yang disinggahi. Jadi imbasnya 2 kali lipat," ungkap Mantan Dirut Telkom itu.

(*/tmi)

Reporter:  

Iwan Tantomi

TOPIK TERKAIT