KABAR GALERI VIDEO EVENT

Sudah Masuki Bulan Puasa, Fildan Rindu Tradisi di Kampung Halamannya

Tantri Dwi Rahmawati | Senin, 06 Mei 2019 07:11 WIB
Sudah Masuki Bulan Puasa, Fildan Rindu Tradisi di Kampung Halamannya

Kapanlagi.com - Ramadhan tiba, Fildan jawara Dangdut Akademi Indosiar ini ternyata memiliki tradisi khusus dari kampung halamannya ketika menyambut bulan suci ini. Seperti apa ya?

Hal itu ia ungkapkan saat ditemui pada sela acara konser Kemenangan LIDA 2019 studio 5 Indosiar, Daan Mogot, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Fildan menyampaikan rasa rindunya akan kampung halamannya. Apalagi menjelang bukan Ramadhan, ia mengatakan bahwa ada tradisi khusus dari kampung halamannya yang selalu diadakan ketikan menyambut bulan penuh berkah ini.

"Ini tahun ketiga saya menyambut bulan puasa Ramadhan di Jakarta. Selain rindu sama orang tua pastinya yang saya rindukan tuh suasana di daerah saya kalau mau menyambut bulan Ramadhan," kata Fildan.

"Kalau di daerah saya tepatnya Baubau, Sulawesi Tenggara sana biasanya kalau akan menyambut bulan Ramadhan itu ada tradisi yang namanya Haroa," sambung Fildan.

1 dari 2 halaman

1. Tradisi Haroa

Tradisi Haroa Fildan LIDA © KapanLagi.com/Budy Santoso
Ia menjelaskan Haroa sendiri adalah tradisi atau kebiasaan seperti berdoa bersama dengan menyajikan makanan biasa atau makanan khas daerah yang nantinya akan dibacakan doa-doa lalu setelah itu makanan tersebut dimakan bersama-sama keluarga.

Kebiasaan ini lah yang yang sering dilakukan masyarakat Baubau ketika akan menyambut bulan suci Ramadhan, dan suasana dari tradisi ini yang menjadi salah satu alasan Fildan kangen suasana kampung halamannya.

Selain itu, Fildan juga menyampaikan sesuatu yang tidak ia sukai ketika menjalankan ibadah puasa di Jakarta, yaitu kemacetan. "Kalau di Jakarta sendiri awalnya yang buat males itu macet. Kalau menjelang buka puasa kan pastinya ramai di jalan. Apa lagi saya sering buang air kencing dan kalau udah macet ditambah kebelet kencing itu rasanya aduh gimana itu, hahaha," tukas Fildan saat menceritakan pengalaman pertamanya ketika menghadapi puasa di ibu kota.

2 dari 2 halaman

2. Bersama Anak Yatim

Fildan juga menuturkan bahwa untuk mengganti tradisi haroa yang biasa ia laksanakan di kampung halamannya bersama keluarga, ia di Jakarta biasanya menjelang bulan Ramadhan khususnya ketika buka puasa pertama dirinya beserta istri pasti mengadakan buka bersama dengan anak-anak yatim piatu.

"Tahun kemaren saya sama istri mengadakan buka puasa bersama anak-anak yatim ketika buka puasa pertama. Ya Insha Allah tahun ini nanti saya mau mengundang anak yatim lagi untuk buka puasa bersama," pungkasnya.

Tak lupa Fildan menyampaikan tipsnya agar selalu kuat menjalankan ibadah puasa walaupun dipenuhi aktivitas yang padat. "Dalam berpuasa itu untuk menambah sabar dan menguatkan iman, sholat yang paling utama. Selain sholat wajib 5 waktu perbanyak juga sholat sunnah agar iman selalu terjaga," ucap Fildan.

(kpl/irf/tdr)


↑