Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

KABAR GALERI VIDEO EVENT

Tak Mau Ambil Resiko, Dinda Permata Tetap Lakukan Isolasi Mandiri Meski Hasil Swab Negatif Covid 19

Luthfia Miranda Putri   | Sabtu, 17 Juli 2021 19:01 WIB
Tak Mau Ambil Resiko, Dinda Permata Tetap Lakukan Isolasi Mandiri Meski Hasil Swab Negatif Covid 19
Dinda Permata © KapanLagi.com - Budy Santoso

Kapanlagi.com - Pedangdut Dinda Permata rupanya sempat cemas karena mengira dirinya telah terpapar virus Covid 19 setelah kembali dari luar kota. Akan tetapi setelah melakulan tes antigen dan swab, hasilnya negatif.

Namun Dinda mengaku bahwa ia mengalami sakit badan, deman, batuk pilek, serta tenggorokan tak enak layaknya gejala Covid 19. Oleh karena itu, tak mau ambil resiko Dinda Permata pun memilih untuk melakukan isolasi mandiri.

"Januari sempat balik dari luar kota ngerasa beberapa gejala covid kayak badan pada sakit, terus demam juga, batuk pilek, tenggorokan sakit banget, tapi rasa dan penciuman sama sekali nggak terganggu. Nah pas pulang kan emang swab antigen hasilnya negatif,aku sampe tanya manager tapi alhamdulillah hasil swab terbaru pun negatif," ungkap Dinda Permata saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (17/7).

"Meski hasil swab negatif dan ngerasa gejalanya, jadi sedikit khawatir. Bukan cuma khawatirin diri sendiri aja, tapi orang sekitar juga. Nggak mau sampe ada yang imun nya lemah terus kena juga, isomanlah akhirnya," lanjutnya.

1. Selalu Berpikir Positif

Selama melakukan isolasi mandiri, wanita berusia 29 tahun ini berusaha untuk selalu berpikir positif. Sebisa mungkin ia menyibukkan diri dengan melakukan berbagai kegiatan menyenangkan selama isolasi mandiri di dalam kamarnya.

"Selama isoman nggak mau mikir macem-macem, fokus sehatin diri aja, berjemur di balkon, minum vitamin tidur cukup nggak pakai AC dulu, terus nonton Netflix cari genre yang comedy biar ketawa-ketawa. Karena pada dasarnya menurut aku stres pemicu segala penyakit sih, banyakin ibadah juga ngaji juga selama isoman ngisi waktunya gitu," Papar Dinda.

2. Isolasi Mandiri Ketat

Tak ingin adik-adik dan ibunya kenapa-kenapa, Dinda sangat ketat ketika melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Bahkan Dinda menceritakan tak ada yang boleh dekat dengan kamarnya, untuk menghantar makanan saja cukup di taruh di depan pintu kamar.

"Mama dan adek-adek cuma di kamar mereka dan dibawah aja, nggak aku bolehin deket kamar aku. Nanti makanan gantian tuh adek-adek anterin di tangga ke depan pintu kamar aku, abis itu aku cuci sendiri terus taruh lagi tempat yang sama dan aku semprot-semprot yang aku rasa ke sentuh sama aku, sampai di bawah nanti dicuci lagi dan itu aku lakuin selama 15 hari, jaga-jaga aja sih sambil di pantau temanku yang dokter," ujarnya.

3. Hasil Negatif

Setelah dirasa cukup mengisolasi diri, Dinda pun kembali melakukan tes PCR dan hasilnya negatif. Menurut Dinda semua itu ia lakukan berupa inisiatif dalam menjaga orang sekitarnya tetap dalam kondisi baik di tengah masa pandemi Covid 19 sekarang ini.

"Udah ngerasa cukup isoman dan udah ngerasa sehat aku swab PCR dan Alhamdulillah hasilnya negatif. Jadi sebenernya walau tidak pernah ada hasil positif, tapi kalau ngerasa ada gejala ada baiknya inisiatif aja isoman,kayak yang aku lakuin. Mungkin saat itu bisa jadi aku sakit kecapean biasa, tapi karena lagi pandemi gini inisiatif aja buat jaga-jaga," tutup Dinda Permata.

Reporter:   Irfan Kafril