KABAR GALERI VIDEO EVENT

Tersenggol di Top 4 LIDA 2019, Alif Tetap Bersyukur

Tantri Dwi Rahmawati | 01 Mei 2019, 18:44 WIB
Tersenggol di Top 4 LIDA 2019, Alif Tetap Bersyukur

Kapanlagi.com - Alif Aulia, remaja 16 tahun yang mewakili provinsi Kalimantan Timur di ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019, tak kuasa menahan tangis setelah namanya diumumkan sebagai peserta yang tersenggol dalam persaingan top 4 yang berlangsung Selasa malam (30/4).

Alif pun harus mengubur impiannya menembus babak grand final yang selangkah lagi bisa diraihnya. Namun begitu, Alif sadar, LIDA merupakan sebuah ajang kompetisi yang mana harus ada yang menang dan kalah.

Oleh karena itu, ia tetap mengucap syukur. Apalagi perjalanannya di panggung LIDA 2019 bisa sampai babak empat besar. “Sudah bisa sampai top 4, Alif sudah bahagia banget karena dari sekian banyak orang yang mau masuk ke sini, Alif menjadi salah satu dari dari 80 peserta yang berhasil lolos dan bisa sampai top 4,” ujar Alif di studio 5 Indosiar, Jakarta, Selasa malam (30/4).

Alif pun harus mengubur impiannya menembus babak grand final yang selangkah lagi bisa diraihnya (Alif LIDA 2019 © KapanLagi.com/Bayu Herdianto).Alif pun harus mengubur impiannya menembus babak grand final yang selangkah lagi bisa diraihnya (Alif LIDA 2019 © KapanLagi.com/Bayu Herdianto).

Alif, berencana akan melanjutkan kariernya sebagai seorang penyanyi dangdut berbekal ilmu yang didapatnya selama menjalani kompetisi LIDA 2019. Ia juga berharap bisa melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti.

“Saya mau melanjutkan jadi penyanyi. Kalau niat buat melanjutkan sekolah ada karena biar bagaimanapun pendidikan kan penting. Tapi lihat saja nanti,” ujarnya.

Alif mengatakan putus sekolah karena kekurangan biaya. Sebagai tulang punggung keluarga, ia harus dihadapkan dengan kenyataan sulit, memilih antara untuk terus sekolah atau bekerja membiayai keluarganya.

“Alif anak kedua dari dua bersaudara. Orangtua Alif tidak kerja. Karena Alif tulang punggung keluarga, jadi Alif rela pilih bekerja dan tinggalin sekolah. Alif nyari duit jadi penyanyi dari panggung ke panggung dari kelas 5 SD,” kata Alif yang menghentikan sekolahnya saat naik kelas 2 SMK.

(kpl/dan/tdr)

Reporter:  

Dadan Deva