Kapanlagi.com - Ketika ditangkap polisi, pelaku pembakaran mobil milik Via Vallen bertingkah seperti orang yang mengidap gangguan mental. Bicaranya ngelantur dan tidak fokus. Tetapi Via meragukan bahwa pelaku benar-benar sakit jiwa.

"Kayaknya menurut saya enggak. Menurut saya, orang dengan gangguan jiwa nggak mungkin kayak dia. Saya gak tahu banget yaa, tapi ciri-ciri dia tuh nggak mengarah kalau ada gangguan jiwa. Soalnya pas waktu mobil meledak, dia lari. Dan dia larinya ke kantor polisi. Maksudnya, dia pinter kan berarti. Kalau dia nggak lari ke kantor polisi saat itu, mungkin dia sudah diamuk massa. Jadi kayaknya gilanya itu buat tameng aja agar gak kena kriminal," ungkap Via ketika dihubungi awak media, Minggu, (5/7).

 

(kpl/aal/phi)