Bersahabat Dekat, Martin Demichelis Akui Banyak Belajar dari Lionel Messi

Sanjaya Ferryanto | Senin, 24 Juni 2019 17:01 WIB
Bersahabat Dekat, Martin Demichelis Akui Banyak Belajar dari Lionel Messi

Kapanlagi.com - Sangar dan garang di atas lapangan hijau, sosok bek tengah legenda Argentina dan Bayern Munich, Martin Demichelis, dikenal sebagai sosok yang rendah hati di kehidupan sehari-hari. Ketika ditanya bagaimana dirinya bisa menjadi sosok yang berbeda di dalam dan luar lapangan, ia menyebut nama Lionel Messi sebagai orang yang berpengaruh.

Seperti diketahui, meski berbeda klub Demichelis dan Messi memang sering terlihat menghabiskan waktu berdua ketika mengenakan jerzey timnas Argentina. Bagi Demichelis, Messi bukan hanya sebagai sosok superstar, melainkan sebagai panutan banyak pemain.

"Saya banyak belajar dari orang yang lebih dewasa. Selain itu, Messi adalah teman baik saya dan saya banyak belajar darinya. Messi orang yang rendah hati. Dirinya tak pernah menunjukkan seberapa banyak uang yang ia punyax tapi dia sangat rendah hati," ungkap Demichelis saat ditemui dalam jumpa pers Allianz Explorer Camp 2019 di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/6).

 

1 dari 2 halaman

1. Cari Bakat Sepakbola Terbaik

Cari Bakat Sepakbola Terbaik Martin Demichelis © Kapanlagi/Budy Santoso
Kehadiran Demichelis di Indonesia guna mencari bakat-bakat sepakbola terbaik Tanah Air lewat Allianz Explorer Camp – Football Edition yang digelar pada 22-23 Juni 2019 lalu. Di tahun 2019 ini, tercatat 2000 anak mengikuti Allianz Explorer Camp – Football Edition. Dari jumlah itu tersaring menjadi 1300 anak dan kemudian menjadi delapan anak yang terpilih terbang ke Jerman.

Setelah melakukan coaching clinic dan melihat kemampan anak-anak Indonesia bermain sepakbola, Demichelis mengaku kagum."Saya tidak menyangka anak-anak ini memiliki potensi luar biasa. Mereka bermain sangat bagus dan terlihat antusias selama mengikuti pelatihan ini. Semangat mereka bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak di belahan dunia lain," kata Demichelis.

Dalam kesempatan ini, Demichelis juga tak lupa memberikan motivasi kepada delapan anak yang terpilih untuk terbang ke Jerman. Lewat cerita-cerita masa kecilnya, ia menunjukkan bahwa semangat yang tinggi bisa membuat anak-anak mengejar mimpi menjadi pemain sepakbola dunia.

2 dari 2 halaman

2. Berikan Semangat

Berikan Semangat Martin Demichelis © Kapanlagi/Budy Santoso
"Pada usia 14 tahun saya sudah meninggalkan rumah yang terletak di pedalaman Argentina menuju Buenos Aires untuk bermain sepakbola. Tiga bulan setelahnya, mamah saya meninggal. Saya belajar banyak hal," tuturnya.

"Ayah saya juga memberikan semangat kepada saya. Dia tidak pernah terlalu memaksa saya bermain sepakbola, tapi dia hanya berkata lakukanlah dengan bahagia, kalau tidak bahagia pulanglah ke rumah. Dalam sepakbola tidak hanya bicara teknis. Tapi juga didukung aspek kepribadian yang membentuk kita," lanjutnya.

Sementara itu, Karin Zulkarnaen selaku Chief Marketing Officer Allianz Indonesia berharap bahwa Allianz Explorer Camp – Football Edition bisa memberi kontribusi bagi sepakbola Indonesia di masa depan. Ia juga kagum dengan gelaran tahun ini karena hadirnya anak wanita yang bakal terbang ke Jerman.

"Mereka akan dilihat oleh dunia. Semoga kembalinya mereka dari camp mereka bisa lebih berkembang. Ada 52 alumni dari ajang ini dan tidak sedikit yang bisa meneruskan ke jenjang sepakbola profesional. Dan untuk pertama kalinya hadir adik perempuan yang ikut camp," tuntas Karin.

(kpl/pur/frs)


Reporter:  

Mathias Purwanto.

TOPIK TERKAIT
 
↑