Sutradara Ternama Sim F Temukan Empat Pekerja Visual Muda Berbakat

Canda Permana | Sabtu, 07 Desember 2019 14:45 WIB
Sutradara Ternama Sim F Temukan Empat Pekerja Visual Muda Berbakat

Kapanlagi.com - Seiring dengan berjalannya kemajuan teknologi, industri kreatif di Indonesia makin berkembang pesat. Di industri visual misalnya, makin banyak menghadirkan pekerja visual seperti fotografer dan director muda yang memiliki kualitas. Melihat hal ini, sutradara ternama Sim F mencari pekerja visual muda lewat Lensa Community yang telah digelar sepanjang tahun 2019.

Lensa Community melalui Lensa Academy menggelar sebuah kegiatan workshop & competition bagi para pegiat seni visual berbasis lensa yang dijalankan di 10 kota besar di Indonesia selama Januari – Oktober 2019. Dari ajang ini pula dicari empat pemenang untuk ikut dalam kegiatan Lensa Project “Capture Vietnam”.

1 dari 3 halaman

1. Bisa Diikuti Pegiat Seni Visual

Bisa Diikuti Pegiat Seni Visual © KapanLagi.com/Matias Purwanto
Kegiatan Project Capture Vietnam ini juga bisa diikuti para pegiat seni visual berbasis lensa yang kota-nya tidak didatangi Lensa Academy melalui melalui instagram @lensacommunity dari 24 Juli 2019 – 28 Oktober 2019. Setelah melewati waktu yang panjang, Sim F pun telah mendapat empat pemenang untuk ikut Lensa Project “Capture Vietnam”. Mereka adalah Alisyam seorang videografer dan pemenang Lensa Vietnam Challenge dari Yogyakarta, Amri Rossada seorang drone pilot dan pemenang Lensa Vietnam Challenge dari Jakarta, Hari Obbie seorang vlogger dan lulusan terbaik Lensa Academy Malang, dan Hutomo Abrianto seorang fotografer dan lulusan terbaik Lensa Academy Yogyakarta.

"Ini challenging buat saya. Profesi saya lebih ke TVC dan film director. Tapi di sini saya harus mengkurasi ratusan video dan foto dari berbagai kota. Akhirnya dipilih 8 peserta yang ke Jakarta dan akhirnya harus dipilih 4 peserta yang ke vietnam," kata Sim F selaku Project Leader Lensa Community saat ditemui di Senayan City, Jum'at (6/12).

"Kalau akhirnya mereka terpilih ke Vietnam ini yang terpenting mereka harus punya konsep. Kalau skill saya kira semu gak berbeda jauh ya," lanjut Sim F.

2 dari 3 halaman

2. Bukan Hal Muda

Bukan Hal Muda © KapanLagi.com/Matias Purwanto
Bukan hal mudah bagi pemenang untuk dapat mengabadikan momen di Vietnam. Apalagi Keempatnya masih belum paham benar situasi di sana. Alisyam salah satu pemenang pun berbagi cerita soal sulitnya mendapatkan momen terbaik di Vietnam. Bahkan dirinya sempat muntah ketika berada di sana.

"Keadaan begitu semrawut sangat sulit. Banyak orang lalu-lalang. Sehingga sempat bingung mau ambil apa yah?. Sampai muntah dan kehilangan konsentrasi. Tapi bagaimanapun kita tetap harus mengeksplore dengan baik," kata Alisyam.

Setelah melewati perjuangan panjang keempat pemenang pun akhirnya bisa memamerkan karya mereka selama di Vietnam lewat Visual Collaborative Exhibition Lensa Community. Bertempat Senayan City lantai 1, Jakarta, pada 6 – 8 Desember, pecinta seni visual bisa menikmati hasil karya dari 'anak didik' Sim F.

“Visual Collaborative Exhibition ini merupakan muara dari proses panjang yang dilakukan para pegiat seni visual di Lensa Academy dan Lensa Vietnam Challenge, sekaligus menjadi ruang menampilkan karya otentik dari Lensa Project: Capture Vietnam. Berbeda dengan pameran seni visual lainnya, Visual Collaborative Exhibition ini berusaha menangkap keindahan dengan empat medium atau genre seni visual yang berbeda-beda dan hasil karya dari para pengiat seni visual berbasis lensa yang bukan dari kalangan profesional,” tutur Sigit Diapsoputra dari Lensa Community.

3 dari 3 halaman

3. Disaring Jadi 54 Finalis

Selama proses penyaringan di Lensa Academy dan Lensa Vietnam Challenge, @lensacommunity mendapatkan ribuan submission. Dari ribuan submission disaring lagi menjadi 54 finalis untuk mengikuti tes tahap kedua. Delapan orang terbaik yang kemudian menjalani karantina selama tiga hari di Jakarta sekaligus menjadi tes tahap akhir, hingga akhirnya terpilih empat pemenang yang berhak mengikuti Lensa Project: Capture Vietnam.

“Sebelum Lensa Project: Capture Vietnam, para pemenang harus lebih dulu melakukan research dan membuat konsep tentang destinasi dan kultur yang ada di Vietnam. Mereka juga harus bekerjasama untuk membuat membuat konsep karya yang bersifat kolaboratif. Proses berburu gambar di Vietnam memakan waktu empat hari dengan medan yang cukup menantang, mulai dari menaiki 500 anak tangga di Mua Cave hingga mengarungi perairan di sekitar Ha Long Bay. Total ada 7 destinasi yang mereka datangi,” tutur Sigit.

Dari ajang ini pula, Sim F punya harapan besar untuk hadirnya profesional muda di dunia seni visual Indonesia."Harapannya tentu adalah di sini mereka bisa belajar untuk menjadi profesional. Kami melakukan brainstoarming juga di dalamnya," harap Sim F.

(kpl/pur/CDP)


Reporter:  

Mathias Purwanto.

TOPIK TERKAIT
 
↑