Pencarian Cinta Pertama Untuk Selamanya

Natanael Sepaya | Kamis, 13 Agustus 2015 09:52 WIB
Pencarian Cinta Pertama Untuk Selamanya
KapanLagi.com - Bisa jadi, tidak banyak orang percaya dengan cinta pertama yang akhirnya berakhir dengan janji suci untuk selamanya. Meski terkesan seperti cerita dongeng dan khayalan, tidak sedikit orang yang berhasil menemukan cinta sejatinya sejak pertama bertemu seperti kisah percintaan yang dikemas apik dalam film MAGIC HOUR.

Ya, perjuangan cinta sejati Michelle Ziudith sebagai sosok Raina yang menyukai hujan pun harus mengalami berbagai ujian. Saat cinta telah ditetapkan untuk satu hati, muncul sosok lain yang pada akhirnya membuat Michelle harus memilih di antara Dimas Anggara dan Rizky Nazar.

Namun kisah romantis dan galau tersebut tidak berhenti sebatas masalah cinta segitiga saja. So, simak ulasannya satu demi satu di sini.

(kpl/ntn)

1 dari 6 halaman

1. Peran

Peran ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Coba jelaskan peran kalian masing-masing dalam film ini

Dimas Anggara: Gue berperan sebagai Dimas, sosok cowok cool tapi memiliki sisi romantis.

Michelle Ziudith: Berperan sebagai Raina, gadis penyuka hujan yang melankolis.

Rizky Nazar: Berperan sebagai Toby, cowok macho tapi sulit mengungkapkan cinta karena takut ditolak.

Nadia Arina: berperan sebagai Michele, sahabat terbaik Raina yang posesif tapi sayang banget sama Raina

Annisa Rahma: berperan sebagai Anisa, cewek cantik yang cintanya digantung terus alias sering di-PHP. Dilirik-lirik doang, giliran diajak serius malah kabur.

2 dari 6 halaman

2. Apa dan Kenapa Harus 'MAGIC HOUR'?

Apa dan Kenapa Harus 'MAGIC HOUR'? ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
MAGIC HOUR itu film yang seperti apa?

Michelle Ziudith: Film MAGIC HOUR merupakan film romantis galau yang diproduksi oleh Screenplay Films dan disutradarai oleh Asep Kusdinar, bercerita tentang kisah anak muda yang berjuang dan berkorban demi sebuah cinta. Di mana cinta itu ada tidak hanya dengan menerima, tapi juga harus memberi kalau kita memang ingin cinta itu tetap ada.

Lalu kenapa kata 'Magic Hour' dipakai sebagai judul?

Michelle Ziudith: Arti Magic Hour sendiri di dalam dunia fotografi atau sinematografi biasanya disebut golden hour. Jadi itu adalah masa di mana sebelum matahari terbit (sunrise) atau terbenam (sunset), saat warna langit agak kemerah-merahan atau lebih lembut ketimbang saat berada tinggi di angkasa. Nah di film ini, gue yang memerankan tokoh Raina merasakan kebahagian jatuh cinta sama seperti menikmati momen Magic Hour.

3 dari 6 halaman

3. Syuting dan Hal Menarik

Syuting dan Hal Menarik ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Untuk film ini, berapa lama dan di mana saja syuting dilakukan?

Dimas Anggara: Syutingnya 15 Hari, dan semuanya dilakukan di Indonesia aja, karena kita cinta Indonesia. Lokasinya ada di beberapa titik Jakarta, Coffee Shop, Bunderan HI saat Raina harus jualan jadi tukang bunga dan gue harus nabrak dia pas lagi jualan. Kawah Ijen di Banyuwangi dan Tanjung Lesung, tempat paling romantis buat gue menyatakan cinta sama Raina (Michelle Ziudith).

Apa yang menarik dari film MAGIC HOUR?

Rizky Nazar: Film ini ringan tapi bermakna. Pesan-pesan mengenai cintanya menyentuh. Semua orang pasti pernah merasakan jatuh cinta, dan itu sesuatu yang sangat magical, sulit diungkapkan dengan kata-kata, tapi lebih terlihat ketika dibuktikan. Selain itu, nggak semua orang berani mengungkapkan cintanya karena takut ditolak seperti tokoh yang gue perankan di film ini.

4 dari 6 halaman

4. Kutipan Menarik Dari 'MAGIC HOUR'

Kutipan Menarik Dari 'MAGIC HOUR' ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Ada banyak kutipan menarik dari film ini, mana yang jadi favorit kalian?

Rizky Nazar: Buat apa Tuhan nyiptain hati kalau cuma buat dipatahin kayak gini. Mungkin maksud tersiratnya, ayo dong, jangan patahin hati gue lagi, gue kan juga pengen nerima cinta dari kamu.

Michelle Ziudith: Terkadang kita harus melalui kegelapan untuk menghargai indahnya cahaya. Maksudnya, hargailah setiap kesempatan yang ada, menyenangkan atau nggak, pasti ada yang bisa kita petik.

Dimas Anggara: Seorang laki-laki yang nggak menggunakan waktunya bersama keluarga nggak akan pernah jadi lelaki sejati. Jadi maksudnya tuh kalau kamu ketemu cowok yang sayang banget sama keluarganya, apalagi sama kamu. Nah, ini juga, apa yang lebih indah dari sekedar jatuh cinta? Impian dan kamu.

5 dari 6 halaman

5. Harapan Untuk Film 'MAGIC HOUR'

Harapan Untuk Film 'MAGIC HOUR' ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Apa Harapan Kalian Untuk Film Ini Sendiri?

Anisa Rahma: Film ini bisa dinikmati semua kalangan, karena ide ceritanya bagus dan sangat melekat dengan kehidupan masyarakat pada umumnya. Mencintai itu kan sebuah proses ya, ada proses menerima dan memberi. Dan cerita cinta itu nggak melulu tentang pasangan anak muda cowok ke cewek atau cowok ke cowok, tapi juga cinta untuk keluarga, persahabatan, dan lainnya.

Nadia Arina: Makanya kita berharap film ini bisa menjadi tontonan yang menghibur dan menginspirasi untuk semua masyarakat Indonesia dan tetap mendukung kemajuan industri kreatif perfilman. Jangan lupa saksikan filmnya tanggal 13 Agustus 2015 di Bioskop yah, film romantis masa kini.

6 dari 6 halaman

6. Pesan Dari 'MAGIC HOUR' Untuk Para Pemeran

Pesan Dari 'MAGIC HOUR' Untuk Para Pemeran ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Tadi harapan. Sekarang, apa pesan yang kalian tangkap dari film ini?

Raina: Cinta itu bukan apa yang dipikirkan tetapi lebih apa yang dirasakan oleh hati.

Dimas: Melepaskan orang yang kita cintai itu pasti menyakitkan, karena nggak semua yang kita cintai harus kita miliki kan?

Rizky: Jangan takut katakan cinta! Sebelum semuanya terlambat bro.

Nadia: Terkadang apa yang kita harapkan belum tentu sesuai dengan kenyataan. Belajarlah menerima keadaan.

Anisa Rahma: Belum capek nolak aku terus?


Editor:  

Natanael Sepaya

↑