Perjuangan Merebut Cinta Lewat Silat

Mahardi Eka Putra | 27 Agustus 2014, 09:51 WIB
Perjuangan Merebut Cinta Lewat Silat
KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Faktanya, semenjak tahun 1960-an Brunei Darussalam tidak memiliki film layar lebar. Mengandalkan semangat tak ingin tertinggal dengan negara di kawasan Asia Tenggara lainnya, pada kuartal ketiga 2014 ini mereka akhirnya menelurkan film pertama yang diberi tajuk YASMINE.

Sebagai produksi perdana, tentu saja Siti Kamaluddin selaku sutradara membutuhkan persiapan yang tidak sebentar. Kurang lebih dibutuhkan waktu empat tahun dari pertama kali ide tercetus, penggodokan naskah, pencarian pemain, syuting, sampai akhirnya beredar di pasaran.

Yasmine (Lyana Yus) merupakan gadis enerjik yang diam-diam menyukai atlit silat nasional bernama Adi (Aryl Falak). Saat tahu cinta pertamanya didekati oleh Dewi (Mentari De Marelle), ia pun tertantang merebut hati Adi dengan mengikuti kejuaraan silat antar sekolah.

Ditemani sahabat barunya, Nadia (Nadiah Wahid) dan Ali (Roy Sungkono), Yasmine pun mendaftar kejuaraan tersebut meski sang Ayah (Reza Rahadian) jelas akan marah besar jika tahu. Berhasilkah Yasmine merebut hati pria yang dicintai dari pesona Dewi yang selama ini menjadi musuhnya? Lalu bagaimana jika Yasmine melakukan segala cara termasuk mempelajari ilmu mematikan demi kemenangan tersebut?

Formula boleh usang dibalut elemen coming of age dan martial arts a la THE KARATE KID. Namun sebagai tontonan yang diharapkan membuka jalan lebar bagi industri perfilman Brunei nantinya, fitur produksi Origins Film ini telah berhasil melakukan hal tersebut.

Dua jempol patut diberikan pada Siti Kamaluddin beserta tim pilihan yang diambil dari berbagai negara untuk membuktikan bahwa proyek film ini tidaklah main-main. Sebut saja koreografer action Chan Man Ching yang selama ini menangani film-film Jackie Chan dan James Teh selaku director of photography dari Australia.

Juga nama-nama tak asing di scene perfilman Indonesia seperti Cesa David Lukmansyah pada editing, Aghi Narotama - Bembi Gusti di scoring, Khikmawan Santosa sebagai penata musik, Salman Aristo untuk penggarapan naskah sampai Nidji yang membawakan lagu soundtrack.

Dan hasil akhirnya pun terbilang memuaskan. YASMINE merupakan paket komplit yang sangat seru untuk ditonton. Belum lagi dukungan dari aktor-aktris lintas negara yang bermain sangat bagus meski beberapa masih nama-nama baru. Terlebih Liyana Yus yang berhasil memberikan nyawa pada karakter Yasmine setelah proses penggemblengan selama 1 tahun setelah lolos audisi.

Selalu ada yang pertama untuk sebuah hal. Lewat YASMINE, Siti Kamaluddin dengan directing-nya yang mumpuni itu sukses membuktikan bahwa ia memang pantas untuk memulai.

(kpl/abs/dka)

Editor:  

Mahardi Eka Putra

BERI KOMENTAR▼
Komentar
↑