Kisah Snoopy & Charlie Brown Bangkitkan Nostalgia

Fitrah Ardiyanti  | 15 Desember 2015, 11:52 WIB
Kisah Snoopy & Charlie Brown Bangkitkan Nostalgia
KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Sejak muncul Oktober 1950 di surat kabar dalam bentuk komik strip, Snoopy tumbuh menjadi fenomena budaya. Ia dikenal sebagai anjing jenis beagle berbulu putih dengan telinga, punggung, dan hidung warna hitam yang menggemaskan.

Bersama bocah pemalu bernama Charlie Brown, keduanya melewati berbagai petualangan seru yang tak cuma bisa dinikmati dalam lembaran kertas, tapi juga feature layar lebar, serial televisi, video game, sampai taman bermain di California Selatan.

Setelah film terakhir berjudul BON VOYAGE, CHARLIE BROWN (AND DON'T COME BACK!!!) dirilis 35 tahun lalu, Snoopy bersama Charlie dan geng Peanuts kembali menyapa penggemarnya. Bukan lagi animasi konvensional, mereka hadir dalam balutan CGI. Uniknya meski diformulasikan dengan komputer, gambar yang dihadirkan bak goresan tangan, mempertahankan identitas Charles M Schulz selaku pencipta.

Film yang diberi tajuk THE PEANUTS MOVIE ini dibesut oleh Steve Martino, nama di balik animasi sukses HORTON HEARS A WHO! dan ICE AGE: CONTINENTAL DRIFT. Kisah yang digulirkan sangat sederhana yakni usaha Charlie (Noah Schnapp) merebut hati gadis berambut merah.

Snoopy dan Charlie buka kembali nostalgia lama/©20th Century FoxSnoopy dan Charlie buka kembali nostalgia lama/©20th Century Fox

Untuk ukuran film menyasar segmen anak-anak, apa yang ditawarkan penulis naskahnya tidak rumit. Mereka menghadirkan jalinan cerita bermuatan pesan positif mudah dicerna. Performa animasinya juga sangat apik, detail dan menyenangkan ditonton.

Sayang untuk penonton baru berusia dewasa, rasanya akan cukup sulit mencintai film ini. Apa yang dipaparkan begitu datar, kurang greget alias tidak ada konflik berat dimunculkan. Momen-momen imajinasi Snoopy di beberapa bagian juga terasa mengganggu alih-alih menghibur karena terkesan dihadirkan sebagai penambal cerita agar durasi berjalan lama.

Di luar itu, presentasi Steve Martino dan timnya dalam menghidupkan kembali kisah Snoopy berjalan lancar. Fans berhasil diajak bernostalgia ketika disuguhkan adegan-adegan memorable sekaligus memperingati 65 tahun kelahiran komik stripnya. 

(kpl/abs/tch)

Editor:  

Fitrah Ardiyanti

BERI KOMENTAR▼
Komentar
↑