Opera Perang di Luar Angkasa Masuki Babak Baru

Fitrah Ardiyanti  | 28 Desember 2015, 13:52 WIB
Opera Perang di Luar Angkasa Masuki Babak Baru
KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Pada akhir Oktober 2012 Walt Disney Company mengakuisisi perusahaan LucasFilm milik sineas George Lucas. Waralaba opera luar angkasa legendaris STAR WARS termasuk aset yang dijual. Tak heran saat Disney mengumumkan pembuatan trilogi baru dari saga ini, kabar tersebut langsung menuai kontra mengingat: (1) George Lucas tidak urun rembug di dalamnya dan (2) kursi penyutradaraan diserahkan kepada JJ Abrams.

Oke, kualitas Abrams dalam menghidupkan kembali STAR TREK harusnya membuat fans veteran usah meragu. Namun tetap saja, melanjutkan film ini bukan hal gampang mengingat pencapaian luar biasa yang sudah dibuktikan Lucas kepada dunia sebelumnya.

Menggunakan sub judul THE FORCE AWAKENS, film ketujuh mengambil setting tiga puluh tahun setelah ending STAR WARS EPISODE VI: RETURN OF THE JEDI (1983). Runtuhnya kekaisaran Galactic Empire dibarengi oleh menghilangnya Luke Skywalker. Ia lantas menjadi buruan utama First Order, imperium baru yang dikomandoi seorang pemuja Darth Vader garis keras bernama Kylo Ren (Adam Driver).

Sayangnya jalan menemukan persembunyian sang Jedi terakhir tidaklah mudah. Kylo harus menangkap BB-8, sebuah droid pemegang peta digital di mana Luke berada, yang dijaga oleh Rey (Daisy Ridley) gadis pengumpul sampah mesin serta Stromtrooper yang membelot bernama Finn (John Boyega).

John Boyega berperan sebagai Stormtrooper yang membelot/©impawards.comJohn Boyega berperan sebagai Stormtrooper yang membelot/©impawards.com

JJ Abrams berhasil memupus rasa pesimistis penonton yang sempat meragukan sepak terjangnya menggarap THE FORCE AWAKENS. Ia mampu membawa saga ini ke level baru dengan cara elegan yakni membongkar pasang plot STAR WARS EPISODE IV: A NEW HOPE (1977) untuk memperkenalkan tokoh-tokoh baru seperti Rey, Finn, BB-8, dan pilot andal Poe Dameron (Oscar Isaac) yang akan berkontribusi setidaknya untuk dua sekuel di masa depan.

Apa yang dilakukan Abrams terbukti memberi imbas positif bagi dua generasi. Ia membuat seolah tidak ada gap karena penonton baru akan dengan mudah mengikuti jalinan kisahnya hingga tertarik menonton enam episode sebelumnya. Sementara penonton lama dibuat bernostalgia dengan cara yang begitu indah. Contohnya seperti kemunculan Han Solo (Harrison Ford) bersama Chewbacca di dalam pesawat Milenium Falcon.

Tidak hanya ditunjang naskah cerita solid yang ditulis Abrams bersama Lawrence Kasdan, film ini semakin sempurna dalam segala lini dari deretan pemain muda yang dipastikan bakal menjadi bintang baru, sampai detail visual efek, set lokasi hingga scoring oleh John Williams yang kembali berkontribusi untuk ketujuh kalinya dalam saga ini. Maka tidak ada salahnya jika saya mengucapkan: "Selamat datang di semesta Star Wars. May the force be with you". 

(kpl/abs/tch)

Editor:  

Fitrah Ardiyanti

BERI KOMENTAR▼
Komentar
↑