8 Potret Kesedihan Ruri Repvblik di Depan Jenazah Ayahnya, Menyesal Sebab Tak Sempat Merawat dan Menjenguk

Sabtu, 30 Januari 2021 23:02
8 Potret Kesedihan Ruri Repvblik di Depan Jenazah Ayahnya, Menyesal Sebab Tak Sempat Merawat dan Menjenguk

Begitu mendapat kabar dari manager, ia pun langsung izin untuk pulang ke Jakarta. "Dikabari manager jam 10 pagi sambil nangis, pas posisi saya masih ada di Malang," kata Ruri ditemui usai pemakaman.

Kabar duka datang dari vokalis band Repvblik yakni Ruri Wantogia. Sang ayah bernama Marcopolo Wantogia berpulang pada Sabtu pagi (30/1/2021) dikarenakan komplikasi. Saat ayahnya mengembuskan napas terakhir, Ruri sedang berada di kota Malang dalam rangka tur musik. Ruri pun akhirnya bisa kembali ke rumah untuk melepas kepergian sang ayah. Berikut foto-fotonya.

Begitu mendapat kabar dari manager, ia pun langsung izin untuk pulang ke Jakarta. "Dikabari manager jam 10 pagi sambil nangis, pas posisi saya masih ada di Malang," kata Ruri ditemui usai pemakaman.
Selama berminggu-minggu menjalani tur musik, perasaan Ruri selalu tidak tenang dan gelisah ingin pulang ke rumah untuk menemani sang ayah. Namun ia tidak bisa seenaknya berkaitan dengan kontrak kerja yang harus dipatuhi.
"(Selama tur) pengen pulang, pengin balik, gelisah. Cuma karena ada kontrak nggak bisa balik gitu aja. (Hari ini diizinkan pulang) ya karena kondisi kayak gini mereka maklumi," jelas Ruri.
Lebih lanjut Ruri menjelaskan bila sakit sang ayah berlangsung secara bertahap selama tiga tahun terakhir. Dari stroke menyebabkan lumpuh setengah, berangsur normal, kembali lumpuh namun kali ini total sampai harus makan menggunakan selang. 
Pada saat seperti itu, Ruri sangat menyesal lantaran tidak bisa merawat. "Yang saya sesali saya nggak sempat rawat dan nengok kemarin itu. Terakhir ketemu pas anterin ke rumah sakit sehari sebelum tur," ujarnya.
Meski tetap jalani tur, Ruri selama ini selalu berkomunikasi dengan ayahnya lewat video call. Tak hanya melepas rindu, dengan begitu Ruri juga selalu update kondisi ayahnya.
"Saya pun udah tahu kalau kondisi akan seperti itu karena Mama tiap hari komunikasi ngasih tahu kondisi gini gini. 'Harus ikhlas kalau kenapa-kenapa sama Papa', Mama dari awal ngomong gitu karena Papa kondisi udah drop," terang Ruri.
Ruri juga masih ingat, ayahnya sempat ingin makan bersama. "Ngobrol terakhir Papa bilang pengen makan bareng. Saya bilang 'Ya udah sembuh dulu', karena kondisi nggak bisa berdiri," tandas pelantun tembang Tiada Guna Lagi ini.