10 Potret Kronologi Perjalanan Cinta Frans Mohede dan Amara, Puluhan Tahun Tak Dapat Restu dari Orang Tua

Kamis, 01 April 2021 21:15
10 Potret Kronologi Perjalanan Cinta Frans Mohede dan Amara, Puluhan Tahun Tak Dapat Restu dari Orang Tua

Pada tahun 1996, Frans dan Amara membentuk sebuah trio bernama Lingua sambil mengajak seorang sahabat bernama Arie Widiawan.

Frans Mohede dan Amara sudah berteman sejak kecil. Karena banyak kecocokan dan saling suka, mereka pun akhirnya pacaran di usia yang cukup muda.
Pada tahun 1996, Frans dan Amara membentuk sebuah trio bernama Lingua sambil mengajak seorang sahabat bernama Arie Widiawan.
1 Desember 1999, Frans dan Amara akhirnya memutuskan untuk menikah di Hong Kong, mengingat keduanya memeluk keyakinan yang berbeda.
Sayangnya, pernikahan Frans dan Amara tak dapat restu dari ibunda Amara. Sebaliknya, orang tua Frans sangat mendukung pernikahan putranya tersebut.
Meski tak dapat restu, namun Frans dan Amara sudah memantapkan hatinya untuk hidup bersama sambil memegang keyakinan masing-masing.
Tahun 2004, pasangan ini dikaruniai anak pertamanya yang berjenis kelamin laki-laki, Mahija Nathaniel Sambarana Aryantawira Mohede.
Setelah kelahiran anak pertama, menyusul 2 anak cowok lain, yakni Janitra Nathaniel Sambawikrama Mohede (2006) danRajaswa Nathaniel Sangkarawirya Mohede (2008).
Setelah belasan tahun lamanya, hati ibunda Amara perlahan mulai luluh. Ia pun akhirna mulai mau menerima hubungan Frans dan Amara.
Tahun 2018, ibunda Amara meninggal dunia. Meski sempat puluhan tahun terlibat perang dingin, namun keluarga bahagia satu ini sama sekali tak memendam dendam pada almarhumah.
Kini, usia pernikahan Frans dan Amara genap 21 tahun. Selama itu, keduanya hidup bahagia dan jauh dari gosip miring. Mereka pun mulai mengajarkan anak-anaknya untuk belajar mengenai perbedaan dan rasa toleransi satu sama lain.