Kronologi Cak Nun Disantet 41 Orang yang Tak Banyak Diketahui, Organ Dalam Menghitam Seakan Terbakar - Sembuh Meski Divonis Masa Hidup Tinggal 3 Bulan

Sabtu, 31 Juli 2021 17:17
Kronologi Cak Nun Disantet 41 Orang yang Tak Banyak Diketahui, Organ Dalam Menghitam Seakan Terbakar - Sembuh Meski Divonis Masa Hidup Tinggal 3 Bulan

Tak banyak yang tahu kalau Cak Nun pernah disantet oleh 41 orang sekaligus sekitar tahun 2002/2003. Kisah ini diceritakan sendiri oleh Cak Nun dan istri dalam sebuah forum beberapa waktu lalu.

Sosok Cak Nun tentu sudah tak asing bagi masyarakat Indonesia. Tokoh intelektual Muslim Indonesia sekaligus seniman dan budayawan ini kondang karena menyampaikan gagasan pemikiran dan kritik-kritiknya dalam berbagai bentuk seperti puisi, esai, cerpen, film, drama, lagu, musik, talkshow televisi, siaran radio, seminar, ceramah, dan tayangan video. Pemilik nama lengkap Muhammad Ainun Nadjib ini juga banyak membagikan kata-kata bijak tentang kehidupan yang menimbulkan kesan mendalam bagi para pengikutnya. Namun, siapa yang sangka kalau Cak Nun ternyata pernah disantet oleh 41 orang sekaligus tapi bisa melawan seorang diri. Intip kronologinya yuk.

Tak banyak yang tahu kalau Cak Nun pernah disantet oleh 41 orang sekaligus sekitar tahun 2002/2003. Kisah ini diceritakan sendiri oleh Cak Nun dan istri dalam sebuah forum beberapa waktu lalu.
Bukan sembarang santet, dikatakan bahwa orang-orang yang berasal dari dua golongan berbeda tersebut dibiayai sekitar Rp 400 juta untuk mencelakakan pria yang kini berusia 68 tahun tersebut dengan cara yang tidak bisa dijelaskan secara nalar.
Serangan santet yang dikirimkan kepada Cak Nun memberikan dampak secara fisik yang tidak main-main. Selain mengalami tremor atau gemetaran seluruh tubuh, berat badan Cak Nun yang awalnya sekitar 70 Kg merosot drastis ke angka 50 Kg.
Meski demikian, tidak pernah sekalipun suami Novia Kolopaking ini berlaku seperti orang sakit maupun opname. Bahkan, Cak Nun yang masih menjalani aktivitas seperti biasa kerap jatuh pingsan saat sedang mengisi acara karena kondisi fisiknya yang memburuk.
Dalam sebuah kesempatan, akhirnya Cak Nun menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa organ-organ dalam Cak Nun tampak menghitam seakan terbakar dan bahkan sudah kehilangan fungsinya.
Lebih parahnya lagi, sample tinja Cak Nun yang dikatakan berwarna hitam dan keras seperti aspal meledak saat hendak diperiksa di laboratorium. Usut punya usut, ternyata sisa pencernaan Cak Nun tersebut mencapai suhu di atas 1500 derajat celsius dengan kandungan logam berat dan berbahaya seperti uranium.
Novia Kolopaking pun tak tinggal diam dan meminta agar Cak Nun melakukan tindakan pencegahan terkait santet yang terus menerus dikirimkan pada sang suami. Alhasil, Cak Nun bisa sembuh dan kembali sehat meski sudah mendapat vonis dokter bahwa masa hidupnya paling lama tinggal 3 bulan saja.
"Karena Mbak Via bilang, 'sudah jelas seperti itu mbok diantisipasi." Akhirnya tak antisipasi. Jadi saya minta kepada Allah dalam beberapa jam pada suatu malam saya upacara, saya sembuh. Paginya saya sehat wal afiat, sembuh, dan aku sampe lemu (gemuk) kan," ujarnya.
Meski sudah mengalami cobaan ekstrem sekelas santet massal, Cak Nun mengaku tidak marah maupun menyimpan dendam pada pihak-pihak yang berusaha mencelakakan bahkan bisa saja merenggut nyawanya.
Klik di sini untuk lihat foto-fotonya!