Zian Zigaz Belah Kemacetan Dengan Motor

Macho ya. Dengan jaket hitam dan motor besar, Zian Zigaz siap membelah jalanan kota Jakarta. (Hendra Gunawan)

Macho ya. Dengan jaket hitam dan motor besar, Zian Zigaz siap membelah jalanan kota Jakarta. (Hendra Gunawan)

Macho ya. Dengan jaket hitam dan motor besar, Zian Zigaz siap membelah jalanan kota Jakarta. (Hendra Gunawan)
Motor jadi transportasi yang pas untuk menghindari kemacetan. Begitu juga bagi anak band yang memiliki jadwal padat macam Zian.
Siapa sangka, sebelum jadi musisi, Zian Zigaz pernah bermain untuk tim sepakbola Persita Tangerang. (Hendra Gunawan)
Banting stir ke dunia musik, Zian menemukan jalan hidupnya.
Zian tampil eksentrik dengan rambut panjang dan jenggot serta kumisnya.
Kini sepakbola menjadi rutinitas waktu senggang Zian.
Lebih sering mengendarai motor seorang diri, teman-teman Zian tidak mempermasalahkan.
Namun kadang bila harus manggung di tempat yang tidak memungkinkan pakai motor, ia pun bareng teman-temannya.
Zian semakin terlihat gahar di atas kuda besinya.
Meski naik motor, Zian tetap kompak dengan teman-temannya ketika manggung.
Sahabatnya kadang mengkhawatirkan pria ini bila naik motor sendirian.
Zian pun telah terbiasa dan begitu nyaman untuk menunggangi kuda besinya.
Zian mengecek kelengkapan seperti spion sebelum berkendara.
Tak sabar dengan kemacetan? Pilih saja motor.
↑