6 Cuplikan Adegan 'MA RAINEY'S BLACK BOTTOM', Persembahan Apik Terakhir Chadwick Boseman

Kamis, 04 Maret 2021 13:11
6 Cuplikan Adegan 'MA RAINEY'S BLACK BOTTOM', Persembahan Apik Terakhir Chadwick Boseman

Rasisme pada tahun 1920-an di Amerika dialami berbagai segmen masyrakat kulit hitam, termasuk di dalamnya ialah seniman. Isu ini pun juga diangkat ke layar bioskop dalam film MA RAINEY'S BLACK BOTTOM.

Masih jelas teringat di memori para pecinta film terutama fans Marvel akan kepergian Chadwick Boseman. Namun sebelum kepergiannya, pemeran Black Phanter ini sempat memerankan salah satu karakter yang juga tak kalah apiknya dalam film MA RAINEY'S BLACK BOTTOM.Film ini berawal dari kisah Ma Rainey (Viola Davis) yang juga disebut-sebut sebagai The Mother of Blues yang ingin melebarkan sayapnya ke belahan Amerika Utara. Saat berada disana ia bertemu dengan Levee (Chadwick Boseman), seorang peniup terompet dalam band pengiring Ma Rainey. Perbedaan paham Levee dan Ma Rainey serta isu rasisme yang ada pada masa itu memberikan drama tersenderi. Seperti apa kisahnya? Yuk, lihat cuplikan adegannya!

Rasisme pada tahun 1920-an di Amerika dialami berbagai segmen masyrakat kulit hitam, termasuk di dalamnya ialah seniman. Isu ini pun juga diangkat ke layar bioskop dalam film MA RAINEY'S BLACK BOTTOM.
Penonton akan dibawa pada tahun 1920-an, saat momen migrasi besar-besaran etnis kulit hitam dari selatan ke utara.
Levee ialah salah satu musisi yang memiliki ambisi besar dalam bermusik, tak jarang ideologinya kerap berbenturan dengan anggota personil lainnya, tak terkecuali Ma Rainey.
Eksploitasi terhadap pekerja seni kulit hitam juga kerap terjadi dalam masa tersebut. Hal ini pun juga dilakukan oleh pihak dari label Paramount Records, Mel Sturdyvant (Jonny Coyne) dan Irvin (Jeremy Samos).
Film ini diangkat dari adaptasi naskah karya August Wilson tentang perjuangan hidup yang dihadapi Ma Rainey pada saat itu.
Pihak manajemen selalu ingin mengontrol Ma Rainey, tetapi tidak berjalan mulus mengingat sosok Ma memiliki karakter yang keras dan cenderung enggan diatur.
Berkat kepiawaian peran Chadwick Boseman, ia berhak mendapat gelar Best Performance dalam ajang Golden Globe yang digelar pada Senin (1/3).