8 Foto Film RAYA AND THE LAST DRAGON, Pencarian Naga Terakhir - Ada Nuansa Indonesia?

Jum'at, 26 Februari 2021 17:18
8 Foto Film RAYA AND THE LAST DRAGON, Pencarian Naga Terakhir - Ada Nuansa Indonesia?

Unsur Asean banyak terlihat di film ini. Misalnya, armadilo tunggangan Raya yang bernama Tuk-tuk. Satu lagi unsur Asean masuk, lebih tepatnya dari Thailand.

Karakter priencess Disney tampaknya akan bertambah lagi pada bulan Maret. Yup, Disney sudah merampungkan fulm animasi terbarunya yang berujudul RAYA AND THE LAST DRAGON. Kisah berawal dari sosok Raya yang ingin kembali menyatukan beberapa suku yang sempat pecah. Akan tetapi, tujuan tersebut tidak lah mudah, Raya harus menemukan sosok naga terakhir terlebih dahulu.  Banyak rumor yang menyebutkan RAYA AND THE LAST DRAGON banyak mengambil unsur-unsur budaya Asia Tenggara dalam filmnya. Apakah unsur budaya Indonesia masuk dalam film ini? Yuk, kita simak bersama-sama!

Unsur Asean banyak terlihat di film ini. Misalnya, armadilo tunggangan Raya yang bernama Tuk-tuk. Satu lagi unsur Asean masuk, lebih tepatnya dari Thailand.
Selain keris, terlihat juga unsur budaya Filipina yang terwujud dalam senjata dari seni beladiri Eskrima.
Selain erat dengan budaya serta mitologi China, tidak banyak yang tahu ternyata naga juga merupakan mitologi yang cukup erat pada bangsa Laos dan Thailand lho! Legenda yang cukup terkenal ialah Phaya Naga, sosok penunggu Sungai Mekong.
Unsur Asia Tenggara yang diperlihatkan salah satunya ialah sengkedan. Gimana jadi ingat Bali gak sih?
Sudah tidak bisa ditepis lagi Raya sudah melakukan riset yang sangat dalam sebelum proses produksi dilakukan. Membatik pun masuk dalam filmnya.
Pedang yang memiliki banyak kelokan mengingatkan kita pada keris, senjata tradisonal yang sangat erat dengan suku Jawa.
KLovers tentu sudah tidak asing dengan bentuk senjata ini kan? Celurit khas Madura.
Relief pada dinding juga mengingatkan pada candi-candi di Indonesia. selain itu juga mengngatkan pada Angkor Wat di Kamboja.