Berpose di Elle, Taylor Swift Ngaku Abadikan Kisahnya Lewat Lagu

Bagi Taylor musiknya lebih dari buku atau lukisan. Lagunya menyimpan memori dan sensasi yang pernah ia rasakan di masa lalu.

Bagi Taylor musiknya lebih dari buku atau lukisan. Lagunya menyimpan memori dan sensasi yang pernah ia rasakan di masa lalu.

Bagi Taylor musiknya lebih dari buku atau lukisan. Lagunya menyimpan memori dan sensasi yang pernah ia rasakan di masa lalu.
Mendengar lagu tertentu bisa membangkitkan ingatan pada masa tertentu.
Salah satu lagu yang ia suka adalah 'I Write Sins Not Tragedies' milik Panic! At The Disco. Lagu ini bisa 'membawa' Taylor ke masa remajanya di Tennessee.
Korelasi lagu dan memori ini membuat Taylor berusaha 'mengabadikan' kisahnya lewat lagu.
"Aku suka menulis lagu, ini seperti membingkai foto. Aku ingin mengingat memori baik dan buruk," ujar Taylor dilansir dari Elle.
"Aku ingin mengingat warna sweaterku, cuaca hari itu, atau saat di mana hatiku hancur maupun terobati," lanjut kekasih Joe Alwyn ini.
"Hubungan antara lagu dan ingatan ini bisa membantu kita pulih, menangis, menari sampai memahami konsep waktu. Ini seperti buku," pungkas Taylor.
↑