ARMY Dituduh Curangi Billboard, BTS Maju Garda Terdepan

28 Agustus 2021, 15:00 WIB
ARMY Dituduh Curangi Billboard, BTS Maju Garda Terdepan

Kapanlagi.com - Single Butter berhasil berada di 10 besar Billboard Hot 100 selama 13 minggu berturut-turut. Rilis pada bulan Juni lalu, Butter bertahan menduduki puncak selama sembilan minggu dan sempat digantikan oleh single BTS yang berjudul Permission to Dance. Dengan keberhasilan yang luar biasa, ARMY bangga atas pencapaian BTS dan berharap hal baik akan selalu menjadi bagian dari BTS.

Namun, semakin tinggi pohon semakin besar anginnya. Muncul tuduhan kepada ARMY bahwa mereka telah mencurangi penjualan album fisik dengan melakukan pembelian masal sehingga memengaruhi chart Billboard. Pihak yang memberikan tuduhan yaitu penggemar bintang pop lainnya juga memberikan pemaparan bahwa jumlah streaming dan siaran radio BTS lebih sedikit dibandingkan lagu-lagu lain.

BTS dalam majalah Billboard edisi agustus (credit:billboard.com)BTS dalam majalah Billboard edisi agustus (credit:billboard.com)

Memiliki jumlah fandom terbesar memang menjadi kebanggaan BTS karena support yang diberikan ARMY tidaklah main-main. ARMY mampu bergerak bersama dalam melakukan berbagai aksi baik yang berhubungan dengan BTS maupun tidak. Sayangnya, banyak juga netizen yang berusaha menjatuhkan ARMY dan hal ini memberikan tekanan bagi BTS.

RM dengan nama asli Kim Namjoon sebagai leader BTS memberikan respon menohok untuk membela ARMY pada kesempatannya di wawancara majalah Billboard edisi Agustus. RM menjelaskan “Silahkan saja apabila Billboard mengubah aturan dan indikator peringkat menjadi lebih berbobot jika diperlukan. Namun, mengkritik kami dan penggemar kami atas pencapaian yang telah kami dapatkan adalah tindakan yang entah bisa dibenarkan atau tidak. Seolah-olah kami adalah sasaran empuk untuk dijatuhkan hanya karena kami boy band Korea dan memiliki loyalitas penggemar yang tinggi.”

Big Hit selaku agensi BTS juga menjawab dengan tegas tuduhan tersebut. Shin Young selaku pimpinan Big Hit Music berkata sarkas “Sepertinya akan lebih baik jika kita benar-benar memiliki kemampuan mendalangi seperti itu." Dia juga menambahkan “Saya sendiri tidak percaya dengan pasar BTS yang sangat besar. Pasar AS menjadi salah satu yang dapat dengan mudah dipuncaki dengan uduhan saja. Kami pun bangga dengan pencapaian itu.”

Selain itu, ARMY juga menuntut permintaan maaf dari Billboard atas pertanyaan sesi wawancara yang dimuat pada artikel majalah. Army membuat tagar #BillboardApologizeToBTS untuk membela BTS. Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak Billboard terkait pemboikotan majalah. Semoga masalah ini segera usai dan tidak menyurutkan sinar BTS untuk terus berkarya ya!

Ditulis Oleh : Salma Tsabita Wiradara

 

(kpl/jje/mag)