Beri Dukungan Youtuber Korban Pelecehan Seksual, Suzy Justru Kena Tuntut

Ayu Srikhandi | 22 Mei 2018, 16:10 WIB
Beri Dukungan Youtuber Korban Pelecehan Seksual, Suzy Justru Kena Tuntut

Kapanlagi.com - Seperti yang diketahui, Suzy sempat menandatangani petisi agar kasus pelecehan seksual pada Youtuber Yang Ye Won agar diinvestigasi oleh Blue House. Gara-gara hal tersebut, penyanyi yang juga aktris ini justru mendapat tuntutan dari sebuah studio foto.

Dalam petisi yang ditujukan untuk mendukung Yang Ye Won itu, alamat studio yang dicurigai sebagai pelaku ditujukan pada Studio A. Padahal studio foto ini sama sekali tidak berkaitan degan kasus Yang Ye Won.

Pemilik Studio A itu pun kemudian melakukan investigasi legal untuk membuktikan kalau kasus yang terjadi pada Yang Ye Won memang alamatnya di gedung yang sama, tapi gedung tersebut sudah direnovasi dan dibangun ulang. Kepemilikan pun sudah berubah, karena itu Studio A tidak ada kaitannya dengan kasus Yang Ye Won.

Suzy meminta maaf pada studio A yang kemudian tidak diterima dan tetap akan melanjutkan jalur hukum. © allkpop.comSuzy meminta maaf pada studio A yang kemudian tidak diterima dan tetap akan melanjutkan jalur hukum. © allkpop.com

Mendengar kabar itu, Suzy langsung mengungkapkan permintaan maaf pada Studio A lewat Instagram karena pihak studio tidak mau menerima pertemuan dan permintaan maaf langsung dari Suzy. Bahkan meski Suzy sudah mengungkapkan permintaan maaf, studio A tampak masih belum menerimanya.

"Kami percaya jika seseorang yang menandatangani petisi yang sudah jelas mencantumkan nama dan lokasi studio dan menuduhnya melakukan aktivitas ilegal dan jika dia bahkan sampai membagikannya di socmed, mereka seharusnya mencari tahu dulu soal kebenarannya," jelas studio A seperti yang dilansir Allkpop.

Pihak studio kemudian melanjutkan, "(Kalian) bisa jadi tidak berpikir seberapa besar efek yang ditimbulkan karena pengaruh selebriti pada orang biasa. Kami berharap kejadian ini bisa jadi pelajaran untuk seleb, agar mereka belajar dampak yang bisa ditimbulkan oleh mereka."

Studio A juga tetap teguh untuk mengambil jalan hukum untuk menuntut pihak-pihak yang menandatangani petisi yang salah tujuan itu.

(all/jje)

Editor:  

Ayu Srikhandi