Diminta Membayar Biaya Produksi, Daisy MOMOLAND Ungkap Kecurangan Program 'Finding Momoland'

Kistin Septiyani   | Rabu, 08 Januari 2020 08:31 WIB
Diminta Membayar Biaya Produksi, Daisy MOMOLAND Ungkap Kecurangan Program 'Finding Momoland'
Daisy MOMOLAND ©Dispatch

Kapanlagi.com - Salah satu member MOMOLAND, Daisy mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Dalam sebuah interview yang dilakukan Daisy bersama sang ibu, ia mengungkapkan bahwa program survival Finding Momoland ternyata dimanipulasi.

Mengutip Soompi, pada Rabu (8/1/2020) Daisy mengungkapkan bahwa line up debut dari program tersebut telah dimanipulasi. Hal ini ia ketahui setelah dirinya dieliminasi dari program tersebut.

"Di hari aku tereliminasi, pihak agensi menghubungiku dan meminta bertemu di hari berikutnya. Mereka mengatakan bahwa telah berencana memasukkanku dalam MOMOLAND terlepas dari eliminasi dan aku akan debut di album selanjutnya setelah mereka merampungkan promosi untuk album pertama," ujar Daisy.

1. Pembelaan Agensi

Dalam laporan yang dipublikasikan oleh KBS, pihak agensi mengakui adanya penawaran kembali terhadap Daisy setelah ia tereliminasi. Namun, sumber yang tak disebutkan identitasnya tersebut mengungkapkan bahwa masuknya Daisy dalam grup merupakan keputusan yang dibuatnya sendiri.

"Kami memang memberikan penawaran pada Daisy untuk bergabung di album selanjutnya. Namun, ia bergabung dengan MOMOLAND karena dia menyetujuinya. Sebagai agensi, kami menambahkan member baru untuk mengisi aspek yag masih kurang di dalam grup," ujar sumber tersebut.

2. Membayar Biaya Produksi

Lebih lanjut laporan tersebut mengungkapkan bahwa member MOMOLAND ternyata juga diwajibkan untuk membayar biaya produksi untuk program survival yang mereka ikuti. Daisy mengungkapkan bahwa mereka harus membayar ratusan juta rupiah.

"Sekitar tahun 2016 ketika aku belum menjadi bagian dari grup, aku memiliki hutang hingga KRW 70 juta (Rp 832 juta), dan mereka bilang itu bagian dari biaya produksi untuk Finding Momoland," ujar Daisy.

Sebelum berita ini mencuat, Daisy diketahui mengajukan pembatalan kontrak dengan pihak agensi. Ia memutuskan untuk mengakhiri kontrak setelah berbulan-bulan vakum dari kegiatan grup.

Editor:   Kistin Septiyani

Topik Terkait