Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Disukai Lee Soo Man, Ternyata Lagu 'Don't Call Me' Awalnya Bukan untuk SHINee

Luthfia Miranda Putri   | Selasa, 23 Februari 2021 20:40 WIB
Disukai Lee Soo Man, Ternyata Lagu 'Don't Call Me' Awalnya Bukan untuk SHINee
SHINee © SM Entertainment

Kapanlagi.com - SHINee baru saja menggelar Virtual Press Conference pada 22 Februari lalu. Saat itu presscon tersebut dipandu oleh Yunho TVXQ sebagai MC.

Dalam kesempatan tersebut, SHINee menceritakan pengalamannya saat terhubung dengan para fans. Saat itu mereka mencoba mendengarkan voice messages yang dikirimkan.

"Kami mencobanya tapi tidak tersambung. Kami mendengarkan voice messages yang dikirimkan oleh fans dan kami menerima banyak cinta dan mereka sangat antusias. Sangat menyenangkan bisa mendengar suara mereka  meski tanpa bertemu. Ada fans yang deg-degan saat meninggalkan pesan, meskipun kita tidak bertatap muka. Kami bisa merasakan perasaan mereka saat itu," kata Key.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Disukai Lee Soo Man

Minho menambahkan kalau sebenarnya lagu Don't Call Me pada awalnya bukan untuk SHINee, "Lagu ini merupakan lagu yang sangat disukai oleh Producer Lee Soo Man. Lagu ini awalnya untuk penyanyi cewek seperti BoA. Kami harus menurunkan kuncinya agar lagu ini bisa menjadi milik kami. Beliau benar-benar memperhatikan setiap detail dan memberikan panduan yang sangat baik. Kami sangat bersyukur Producer Lee Soo Man meluangkan waktu untuk terlibat dalam album ini."

"Kami biasanya sangat jarang berkomunikasi dengan Producer Lee Soo Man, akan tetapi selama proses pembuatan album, beliau sering mengirim SMS atau menelepon kami, memantau semua konten dan penampilan kami. Beliau selalu berkomentar 'Good good good' setelah penampilan pertama kami," tambah Key.

2. Genre Lagu SHINee

Ditanya apa SHINee memiliki genre khusus saat membuat lagu, Key mengatakan kalau tidak ada genre khusus yang bisa mendefinisikan SHINee.

Yunho sebagai MC menyetujui hal tersebut, "Terjemahan dan interpretasi kami atas genre itulah yang membuatnya seperti SHINee like SHINee is SHINee."

Editor:   Luthfia Miranda Putri