Fans K-Pop Ikut Andil Memboikot Kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Sabtu, 27 Juni 2020 11:45 WIB
Fans K-Pop Ikut Andil Memboikot Kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Kapanlagi.com - Pengguna TikTok dan fans K-Pop ramai jadi pembahasan setelah melakukan sabotase pada kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump di BOK Center, Tulsa, Oklahoma. Kejadian yang ramai diperbincangkan tersebut dipicu oleh kekesalan salah seorang pengguna TikTok bernama Mary Jo Laupp.

Pasalnya, Presiden Amerika Serikat itu melakukan kampanye saat Juneteenth. Padahal 19 Juni yang dikenal sebagai Freedom Day adalah hari libur untuk memperingati pembebasan perbudakan.

 

1 dari 2 halaman

1. Ajak Pengguna TikTok

Melansir dari video Narasi Lewat TikToknya, Mary Jo mengajak pengguna lain untuk memesan tiket untuk kampanye Donald Trump tapi tidak akan menghadirinya. Pesan ini kemudian ramai ditanggapi dan banyak user TikTok yang memang kebanyakan adalah anak muda langsung ikut berpartisipasi.

Stadion yang berkapasitas 19.000 itu pun berakhir hanya dihadiri 6.200 orang. Padahal Donald Trump sudah berkoar-koar kalau ada 1 juta yang memesan untuk hadir, tidak tahu saja kalau itu adalah cara generasi muda sekarang untuk memboikot.

2 dari 2 halaman

2. Fans K-Pop Juga Bergabung

Tak berhenti di situ, fans K-Pop juga melakukan boikot pada kampanye Trump. Saat tim kampanye menyuarakan ulang tahun Presiden Amerika Serikat itu, kolom komentar Twitter justru penuh dengan video-video dari idol Korea.

 
 
 
View this post on Instagram
Kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump di BOK Center, Tulsa, Oklahoma disabotase anak TikTok dan fans K-pop. Aksi ini bermula dari kekesalan seorang nenek bernama Mary Jo Laupp akan Presiden Trump yang insensitif ingin mengadakan kampanye saat Juneteenth. Dirinya pun mengajak warga TikTok untuk memesan tiket tanpa benar-benar hadir pada hari-H.? ? Pesan yang ditonton lebih dari 2 juta orang itu kemudian sukses membuat stadion yang berkapasitas 19.000 orang itu hanya dihadiri 6.200 orang. Ini membuat Presiden Trump dan manajer kampanyenya, Bard Parscale menanggung malu setelah sebelumnya berkoar-koar akan permintaan 1 juta tiket.? ? Tim Produksi:? Produser: M. Akbar Wijaya? Penulis Skrip: Sharon M.S? Perancang Rupa: Putri Mayzara & Jonggi? Video Editor: Nabil Muhammad? ? #Narasi #Narasinewsroom #DonaldTrump #Presiden #AmerikaSerikat #AS #Kampanye #KPop #TikTok

A post shared by Narasi Newsroom (@narasinewsroom) on Jun 26, 2020 at 4:16am PDT

 

Tagar #whitelivesmatters pun juga kembali dipenuhi oleh fans-fans Korea lho. Yap, generasi Z punya cara yang berbeda untuk ikut berpolitik.

(kpl/jje)