Gara-Gara 'SQUID GAME', Seorang Netizen Korea Kena Teror 24 Jam

Iwan Tantomi   | Sabtu, 25 September 2021 15:30 WIB
Gara-Gara 'SQUID GAME', Seorang Netizen Korea Kena Teror 24 Jam
Credit via Netflix

Kapanlagi.com - Drama Korea SQUID GAME sukses menyita perhatian penonton, hingga membuat ratingnya terus naik. Drama bergenre thriller ini pun auto populer, dan ramai jadi perbincangan netizen, termasuk di media sosial.

Hanya saja, ada beberapa kejadian tak terduga yang diakibatkan dari drama Korea yang dibintangi Jung Jo Yeon ini. Pasalnya, kejadian tersebut menimpa seorang netizen Korea hingga membuatnya kena teror telepon 24 jam.

1. Gara-Gara Kartu Nama

Semua kejadian tersebut bermula dari kemunculan sebuah kartu nama di SQUID GAME episode 1 dan 2. Kartu nama bergambar segitiga, lingkaran dan kotak di bagian depannya tersebut, memperlihatkan sebuah nomor ponsel. Hanya 3 digit pertama dari nomor tersebut yang dihapus. 

2. Bikin Penonton Penasaran

Siapa sangka, hal tersebut membuat penonton penasaran dan mencoba menghubungi nomor tersebut menggunakan kode area. Kota Seoul sendiri punya kode area 010. Benar saja, nomor tersebut ternyata ada pemiliknya.

3. Banjir Telepon

Apesnya, ada satu pemilik nomor telepon tersebut. Gara-gara ulah jahil para penonton SQUID GAME, ia jadi berasa menerima teror selama telepon selama 24 jam.

"Saya menerima panggilan dan pesan tanpa henti 24 jam sehari, setelah penayangan SQUID GAME. Sampai-sampai saya stres sendiri dan khawatir berkegiatan," ungkapnya kepada Koreaboo.

4. Sudah 10 Tahun Gunakan Nomor Tersebut

Padahal pemilik tersebut sudah 10 tahun menggunakan nomor itu, tetapi gara-gara SQUID GAME ia terpaksa harus sibuk blokir nomor yang masuk ke ponselnya.

"Awalnya saya tidak tahu, kenapa tiba-tiba banyak orang menghubungi dan berkirim pesan. Saya hanya sibuk blokir nomor tersebut, hingga baterai ponsel saya habis. Sampai akhirnya, seorang teman memberi tahu jika nomor saya muncul di SQUID GAME," sambungnya.

Atas kelalaian tim produksi SQUID GAME, pihak Netflix tengah menyelesaikan masalah ini dengan cara yang tepat. Namun, berdasarkan hukum yang berlaku di Korea Selatan, mengekspos informasi pribadi kepada publik tanpa sensor dalam bentu apapun, terancam denda hingga 50 juta Won atau sekitar Rp604 juta.

Semoga tak ada lagi pihak yang dirugikan ya, KLovers.

 

Reporter:   Iwan Tantomi