Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Inilah 5 Perbedaan Komik Romance Jepang, Korea, dan China! Yang Mana Favoritmu?

Editor KapanLagi.com   | Kamis, 19 Agustus 2021 13:14 WIB
Inilah 5 Perbedaan Komik Romance Jepang, Korea, dan China! Yang Mana Favoritmu?
LOVE DOESN'T TALK manga (Source: instagram/ann_u_u), LUCIA manhwa (Source: instagram/taruvi513), HOLY BOOK AND HIGHNESS manhua (Source: instagram/mangatoon_ind)

Kapanlagi.com - Sejak dulu, komik menjadi hal yang sangat digemari oleh kalangan dari berbagai umur. Apalagi dengan perkembangan teknologi, mengakses komik pun menjadi lebih mudah. Baik pria maupun wanita menyukai komik dari bermacam genre. Salah satu genre yang paling populer adalah genre romantis.

Jepang, Korea, dan China telah mengeluarkan banyak komik bergenre romance dengan cerita yang bervariasi dan menarik untuk dibaca. Masing-masing komik Jepang (Manga), Korea (Manhwa), dan China (Manhua) memiliki penggemar dan keunikan mereka tersendiri. Banyak penggemar komik yang bisa membedakan asal dari komik yang mereka baca hanya berdasarkan penggambaran maupun penceritaannya. Lalu, apa sajakah perbedaan Manga, Manhwa, dan Manhua? Simak penjelasan berikut!

1. Plot Cerita

Gambar

Manga biasanya mengusung cerita romansa tentang remaja SMA. Cerita yang disajikan pun berdasarkan keseharian masyarakat Jepang itu sendiri dan tema yang diusung tidak jauh dari cinta pertama, cinta dalam diam, maupun saling memendam rasa tapi tidak bisa mengungkapkan dan masih banyak lagi. Pembawaan cerita yang manis, ringan, dan langsung berfokus pada kisah cinta karakternya membuat cerita manga cocok dibaca dengan santai.

Berbeda dengan manga, manhwa biasanya menceritakan romansa di antara orang dewasa seperti mahasiswa ataupun pekerja kantoran. Namun, saat ini manhwa romance yang paling banyak diminati adalah manhwa yang berlatar di abad pertengahan Eropa yang mana karakternya menggunakan gaun dan baju bertema kerajaan. Karena mengusung latar kerajaan, tentu cerita yang disajikan pun berkaitan dengan pernikahan kontrak, pernikahan politik, balas dendam, dan sebagainya.

Tidak berbeda jauh dengan manhwa, cerita romansa manhua biasanya berpusat pada kisah cinta orang dewasa. Banyak manhua yang mengusung tema kolosal yang berlatar pada masa lampau di China. Kebanyakan cerita manhua berhubungan dengan kisah si miskin dan si kaya ataupun si lemah dan yang berkuasa.

2. Format Komik

Gambar

Manga lebih identik dengan format cetak seperti buku dengan warna hitam putih. Namun, tidak dapat dipungkiri, karena perkembangan teknologi dan maraknya komik digital (webtoon), banyak juga manga bergenre romansa yang merambah ke dunia maya. Tentu saja gambar yang disajikan juga berwarna.

Sementara itu, manhwa lebih identik dengan format digitalnya yang bisa langsung dibaca melalui smartphone. Gambar yang disajikan pun berwarna dan tidak monokrom seperti manga. Komik Korealah yang mempopulerkan format komik digital yang saat ini dikenal sebagai webtoon.

Lalu, untuk manhua sendiri, dengan mengikuti perkembangan teknologi yang ada, manhua juga cenderung menggunakan format digital. Sejak dulu, manhua juga sudah cukup dikenal dengan komik berwarna. Saat ini, dengan warna yang lebih bervariasi, banyak manhua yang merambah ke dunia webtoon.

3. Penyusunan Panel

Gambar

Karena cenderung menggunakan format cetak, penempatan panel manga biasanya ditata dengan padat dalam satu halaman. Biasanya, satu halaman manga terdiri dari 4-8 panel. Cara membacanya pun dimulai dari kanan ke kiri. Namun, untuk manga yang memiliki format webtoon, tentunya panel akan ditata dari atas ke bawah, megikuti kebiasaan membaca digital yang kerap kali scrolling ke bawah.

Berbeda dengan manga, manhwa yang populer dengan format digitalnya tentu menyesuaikan dengan format baca digital. Karena sering di baca melalui smartphone, format baca manhua pun adalah dari atas ke bawah. Penataan panel juga dibuat renggang antara satu dengan yang lainnya sehingga pembaca tidak merasa ‘sesak' saat membacanya. Biasanya, dalam satu chapter terdapat sekitar 40-90 panel.

Kemudian, untuk manhua sendiri, panel juga di tata dari atas ke bawah seperti format webtoon pada umumnya. Namun, dapat dilihat dengan jelas jika jarak antara satu panel dengan panel lainnya cukup dekat tanpa membuat pembacanya merasa ‘sesak'. Di dalam manhua, biasanya terdapat kira-kira 40-60 panel per chapternya.

4. Pengaplikasian Warna

Gambar

Seperti yang kita tahu, manga lebih akrab dengan warna hitam putihnya. Namun, jika dilihat dari sampul komik dan versi webtoonnya, komik Jepang lebih sering menggunakan warna-warna pastel. Warna-warna lembut yang digunakan dalam manga romansa tentu menambah kesan imut dan manis yang memanjakan setiap mata para pembacanya.

Cukup kontras dengan manga, manhwa cenderung menggunakan warna yang eye-catching. Warna-warna yang digunakan pun cukup menyala. Namun, karena perpaduan warna yang cocok, warna-warna yang menyala ini bisa terlihat lebih indah, hidup, serta dapat memanjakan mata penggemarnya.

Tak jauh berbeda dengan manhwa, komik China pun juga menggunakan warna yang cukup eye-catching. Perbedaan paling jelas terletak pada teknik pencahayaannya. Untuk manhwa, karakter dan background yang ditampilkan memiliki aura berkilau-kilau, sehingga gambar yang disajikan terlihat seolah-olah bersinar.

5. Penggambarn Karakter

Gambar

Karakter wanita di manga kebanyakan digambarkan sebagai gadis yang imut, manis, dan identik dengan mata yang besar. Sementara, karakter prianya digambarkan dengan tubuh kurus yang dengan otot yang tidak terlalu menonjol. Biasanya, bola mata si karakter pria juga dibuat sedikit lebih besar. Penggunaan lineart yang tebal tipis di  beberapa bagian tubuh karakternya merupakan ciri khas dari manga.

Di komik Korea, penggambaran fitur wajah karakternya biasanya digambar dengan semi realistis meskipun terdapat beberapa bagian yang dilebihkan seperti manga. Tokoh wanitanya digambarkan memiliki tubuh ramping dengan wajah yang tirus, sehingga memberikan kesan elegan. Lalu, karakter pria ditampilkan memiliki badan berotot yang tentunya menjadi poin plus terhadap kepopuleran sebuah manhwa. Umumnya, lineart yang digunakan untuk karakternya cenderung tebal, walaupun beberapa bagian terlihat ditipiskan.

Yang terakhir, manhua nampaknya memiliki perpaduan antara manga dan manhwa. Karakter wanita dalam manhwa biasanya digambarkan dengan wajah yang imut dengan badan yang ramping. Sementara itu, tokoh prianya dimunculkan dengan tubuh kurus berotot. Hal yang biasanya dapat dilihat dari penggambaran karakter manhua adalah penggunaan lineart yang tipis hampir di semua bagian tubuh karakternya.

Nah, itulah perbedaan komik Jepang (manga), Korea (manhwa), dan China (manhua). Yang mana komik favoritmu?

Ditulis oleh: Ursea Mayoriska

 

Editor:   Editor KapanLagi.com