Kronologi Dugaan Kasus Bullying Lee Hyunjoo Eks APRIL, Pengakuan dari Sang Adik - Pernyataan Resmi DSP Media

Renisya Satya Putri   | Selasa, 02 Maret 2021 14:14 WIB
Kronologi Dugaan Kasus Bullying Lee Hyunjoo Eks APRIL, Pengakuan dari Sang Adik - Pernyataan Resmi DSP Media
APRIL (credit: DSP Media)

Kapanlagi.com - Dunia maya dibuat geger oleh sebuah postingan kontroversial yang ditulis oleh netizen yang mengaku sebagai adik dari eks member APRIL, Lee Hyunjoo. Dia menyatakan bahwa Hyunjoo meninggalkan girlgrup yang berada di bawah naungan DSP Media tersebut karena mengalami pem-bully-an di dalam tim.

Setelah kemunculan klaim yang dibuat oleh adik Hyunjoo tersebut, member APRIL lainnya langsung terseret dalam tuduhan penindasan. Oleh karena itu, DSP Media merilis pernyataan resmi terkait permasalahan tersebut.

1. Awal Mula Kasus

Selama ini diketahui bahwa Hyunjoo meninggalkan APRIL karena ingin mengejar karir aktingnya. Namun, adik Hyunjoo dalam pernyataannya justru mengungkapkan hal berbeda yang sangat mengejutkan.

"Kakak perempuan saya diketahui meninggalkan APRIL untuk fokus pada karir aktingnya, tetapi itu tidak benar. Dia dilecehkan dan di-bully dalam grup, serta menderita serangan panik dan kesulitan bernapas. Akhirnya, dia bahkan mencoba bunuh diri," tulis adik Hyunjoo dalam postingannya, seperti dilansir dari Koreaboo.

2. Pernyataan Resmi DSP Media

Dengan semakin memanasnya kasus yang berawal dari klaim adik Hyunjoo tersebut, DSP Media tak tinggal diam dan menjelaskan permasalahan ini dari sudut pandang mereka. DSP Media mengklarifikasi bahwa Lee Hyunjoo telah lama ingin menjadi aktris, tetapi setuju untuk bergabung dan debut bareng APRIL.

Lebih lanjut, mereka mengatakan Lee Hyunjoo kemudian menghadapi kesulitan karena tekanan mental dan fisik saat melakukan promosi dan tidak dapat berpartisipasi penuh dalam kegiatan grup. Akhirnya, Hyunjoo pun menyatakan keinginannya untuk mundur dari grup.

3. Selalu Mendukung Secara Penuh

DSP Media juga menjelaskan bahwa mereka secara aktif mendukung Hyunjoo dalam upayanya menjadi seorang aktris dan idol sejak kepergiannya dari APRIL.

"Kami sepenuhnya mendukung karier akting yang dikejar Lee Hyunjoo. Selain itu, ketika dia ingin berpromosi sebagai idol lagi, kami juga mendukung upayanya. Memang benar bahwa perusahaan mendukungnya kapan pun dan di mana pun memungkinkan, dengan berbagai aktivitas di berbagai bidang bahkan setelah dia keluar dari grup," tulis DSP Media.

4. Rilis Pernyataan Tambahan

Pernyataan resmi dari DSP Media tak lantas meredakan kasus yang ramai diperbincangkan oleh netizen terkait Hyunjoo. Oleh karena itu, mereka membuat pernyataan tambahan yang membahas berbagai masalah terkait kasus ini, termasuk dugaan keterlibatan Jeon Somin KARD sebagai mantan leader grup serta tuduhan yang berfokus pada Lee Naeun secara khusus.

Agensi menjelaskan bahwa Jeon Somin hanya bekerja keras saat melakukan promosi sebagai leader APRIL dan dia tidak pernah memiliki masalah dengan member tertentu.

"Jeon Somin menjadi trainee dalam waktu yang sangat lama sejak dia bergabung di usia 16 tahun. Setelah memulai debutnya di APRIL, dia berusaha sekuat tenaga sebagai seorang. Tidak benar bahwa dia mem-bully atau secara khusus tidak menyukai member tertentu. Jeon Somin dan Kim Chaewon menghabiskan 3 tahun bersama sebagai trainee, oleh karena itu keduanya sangat dekat. Tidak ada alasan bagi mereka untuk berusaha jadi lebih dekat," ungkap DSP Media.

5. Klarifikasi Kesalahpahaman

Mengenai postingan tentang para member yang bertengkar karena tumbler Hyunjoo, DSP Media menjelaskan bahwa itu adalah kesalahpahaman kecil yang sudah diselesaikan dengan baik.

"Ada sekitar 40-50 tumbler di dorm pada saat itu. Salah satu member suatu saat mengisinya dengan rebusan kedelai dan membawanya ke ruang latihan untuk makan bersama member lainnya. Ketika Lee Hyunjoo menjelaskan bahwa itu adalah tumbler miliknya, Lee Naeun segera meminta maaf dan sejauh itulah kejadiannya. Para member, termasuk Lee Hyunjoo, saling berbagi," sambung DSP Media.

6. Bukti Rekaman CCTV Lama

Melalui pernyataan tambahan mereka, DSP Media menyatakan telah meninjau rekaman CCTV lama yang dikatakan menjadi bukti bullying Lee Hyun Joo. Namun, mereka tidak menemukan insiden yang dituduhkan melalui postingan online adik Hyunjoo.

"Perusahaan memeriksa CCTV terkait tuduhan Lee Hyunjoo menjadi korban, dan kami tidak menemukan apa pun yang menunjukkan kejadian seperti itu. Kami juga telah membagikan kebenaran ini dengan Lee Hyunjoo dan ibunya," ungkap DSP Media.

7. Ambil Tindakan Tegas

Menutup pernyataan resmi yang cukup panjang, DSP Media meminta publik untuk menahan diri agar tidak menyebarkan rumor palsu yang belum dikonfirmasi. Mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap siapa saja yang menuduh member APRIL, menyebarkan rumor tidak berdasar, atau gambar photoshop untuk membuat narasi palsu.

"Tak lama setelah masalah tidak menyenangkan antara member APRIL dan Lee Hyunjoo terungkap, ada postingan yang membicarakan tentang insiden yang belum diverifikasi seolah-olah itu adalah kebenaran. Sekali lagi, member APRIL dibuat menderita karena postingan ini. Kami tidak hanya akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap postingan dan penyebaran informasi palsu yang belum dikonfirmasi, tetapi kami juga akan mengambil tindakan terhadap gambar hasil photoshop yang beredar di situs komunitas. Terima kasih," pungkas DSP Media.

Editor:   Renisya Satya Putri