Mantan Pacar Tolak Kesepakatan Damai Yang Ditawarkan Pihak Goo Hara?

Rahmi Safitri | Sabtu, 22 September 2018 11:30 WIB
Mantan Pacar Tolak Kesepakatan Damai Yang Ditawarkan Pihak Goo Hara?

Kapanlagi.com - Sejak minggu lalu nama Goo Hara selalu menjadi bahan pembahasan di dunia maya, khususnya di kalangan fans K-Pop. Hara dilaporkan oleh mantan pacarnya (sebut saja Choi) atas tuduhan melakukan penganiayaan. Keduanya sudah menjalani investigasi dan memberikan keterangan kepada media soal perseteruan. Kedua belah pihak sama-sama memiliki perbedaan ketika menceritakan permasalahan mereka.

Hara sebelumnya sudah menawarkan untuk melakukan kesepakatan damai dan tak perlu lagi melanjutkan kasus ini. Namun kabar terbaru seperti dilansir dari Allkpop, Choi menyatakan menolak tawaran yang diberikan mantan member girlgroup KARA itu.

"Perwakilan hukum Hara sudah memberikan penawaran kesepakatan kepada Choi sebanyak tiga kali," kata orang dalam dari pihak Choi kepada media Chosun Ilbo.

1 dari 2 halaman

1. Pernyataan Pengacara Kedua Belah Pihak

Reporter juga sudah menghubungi pengacara Hara, Moon Jin Goo dari firma hukum Shin & Kim untuk menanyakan kebenaran penawaran kesepakatan. "Kami tidak bisa memberikan komentar untuk saat ini," jawab sang pengacara.

Sementara itu kuasa hukum Choi, Kwan Jun Ho, memberikan konfirmasi soal penawaran ini. "Memang benar kami sudah mendapat penawaran untuk kesepakatan dari pihak Hara. Kami belum bisa bicara banyak karena klien kami belum berubah pikiran," kata pengacara Choi.

2 dari 2 halaman

2. Kata Teman Choi

Kata Teman Choi © My Daily
Hara bukan cuma memberikan penawaran untuk damai, tapi dia pun minta maaf dan mendoakan sang mantan untuk bahagia. Tapi menurut teman Choi yang diwawancarai Chosun Ilbo, dia kecewa dengan pernyataan Hara kepada media.

"Permintaan untuk damai dan maaf harusnya disampaikan langsung kepada Choi. Dia marah karena Hara minta maaf dan bilang ingin damai lewat wawancara dengan media daripada bicara langsung dengannya," kata teman Choi.

"Dia (Choi) memikirkan banyak hal selama liburan Chuseok (salah satu libur nasional di Korea). Tapi untuk kesepakatan damai, sepertinya susah," lanjut lanjutnya, mengakhiri pembicaraan.

(all/pit)


Editor:  

Rahmi Safitri

↑