Pelatih Ini Ungkap Cara Produser TV Lecehkan Trainee di Bawah Umur

Kistin Septiyani | Jum'at, 13 September 2019 08:16 WIB
Pelatih Ini Ungkap Cara Produser TV Lecehkan Trainee di Bawah Umur

Kapanlagi.com - Meski dunia K-pop nampak sangat gemerlap dan mewah, namun terdapat sisi gelap yang mungkin tak diketahui oleh banyak orang. Berdasarkan penuturan seorang pelatih idol bernama In Ji Woong beberapa trainee terpaksa melakukan hal berbahaya demi mempercepat debut mereka sebagai seorang idol.

In Ji Woong menyatakan bahwa sponsor dan investasi adalah sesuatu yang tak terelakkan, terutama bagi agensi-agensi kecil. Menurutnya, karena tak memiliki pemasukan finansial yang cukup besar, pihak agensi memerlukan tambahan biaya dari pihak luar. Mereka akan melakukan banyak cara, termasuk menempatkan para trainee di garda terdepan.

"Mereka (agensi) lari ke investor dan sponsor yang memiliki kekuasaan dan uang untuk menghubungkan anggota (grup rookie) dengan endorsement, acara TV dan lain-lain," ujar In Ji Woong, dikutip dari Koreaboo pada Jumat (13/9/2019).

1 dari 2 halaman

1. Jadi Tumbal Sponsor

Jadi Tumbal Sponsor Ilustrasi ©Koreaboo
In Ji Woong membagikan cerita nyata yang dialami oleh salah satu murid didikannya di sebuah agensi kecil. Ia menuturkan bahwa trainee yang tak disebutkan identitasnya tersebut terpilih menjadi 'tumbal' yang dikorbankan untuk sponsor.

Trainee tersebut dan beberapa rekan timnya diminta untuk menemui sang pemberi sponsor di sebuah bar. Dalam bar tersebut producer yang berjanji akan membantu mereka dipromosikan melakukan hal yang tak senonoh pada trainee tersebut. Yang lebih parah, para trainee saat itu masih di bawah umur.

"Dia merasa terlalu takut untuk menceritakan semua itu lagi. Dia bahkan tak bisa berhenti menangis setelah menceritakan hal ini, jadi aku tak tahu pasti bagaimana detail dari kejadian tersebut," imbuh In Ji Woong.

2 dari 2 halaman

2. Sering Terjadi

Lebih lanjut, pelatih idol ini mengungkapkan bahwa hal-hal semacam itu sangat sering terjadi di industri hiburan Korea. Hal-hal seperti ini bahkan menjadi hal yang cukup wajar di antara para trainee.

In Ji Woong menuturkan bahwa banyak trainee yang akhirnya terjebak dalam dunia tersebut karena menganggap pengorbanan mereka akan sebanding dengan kesuksesan dan kepopuleran yang mereka dapatkan di masa mendatang.

Banyak netizen mengaku sangat terkejut dan sedih dengan hal itu. Beberapa juga menyalahkan pihak agensi yang tak dapat melindungi impian dari para trainee yang sebagian besar masih berusia sangat muda.

(kor/TIN)


Editor:  

Kistin Septiyani

TOPIK TERKAIT
 
↑