Pengakuan Korban Diperkosa di Pesta Seungri & Roy Kim Saat Tak Sadarkan Diri

Gogor Subyakto | Sabtu, 20 April 2019 14:48 WIB
Pengakuan Korban Diperkosa di Pesta Seungri & Roy Kim Saat Tak Sadarkan Diri

Kapanlagi.com - Seungri Big Bang sampai sekarang masih menjadi perbincangan hangat. Seperti yang diketahui, pria tersebut diduga terlibat dalam berbagai kasus seperti narkoba sampai grup chat mesum yang sebarkan video ilegal.

Selain Seungri, ada juga Roy Kim yang baru-baru ini juga menjadi terduga dalam sederet kasus panjang ini. Musisi tersebut juga dikabarkan terlibat dalam grup yang melibatkan nama Jung Joon Young.

Kini muncul sebuah pengakuan dari seorang wanita yang menyebutkan kalau dirinya diperkosa dalam pesta yang dihadiri oleh Seungri serta Roy.

1 dari 5 halaman

1. Pengakuan Korban

Pengakuan seorang korban dari skandal grup chat kembali muncul ke permukaan. Kali ini ada Lee yang memberikan pernyataan soal dirinya diperkosa dalam sebuah pesta dihadiri oleh Seungri, Roy Kim serta beberapa anggota grup chat lainnya.

Lee mendapatkan undangan menghadiri acara tersebut dari kenalan Seungri. Pesta itu sendiri memang tak diadakan di Korea Selatan, melainkan di luar negeri. Meski tak kenal dengan orang-orang yang datang, Lee menerima ajakan tersebut karena ada ruangan terpisah disediakan untuk pria dan wanita.

"Para lelaki tidak menemani kami, itu adalah tempat di mana hanya perempuan yang bisa masuk jika mereka memiliki kode sandi. Itu terpisah dari tempat para pria," jelas Lee.

2 dari 5 halaman

2. Tak Sadarkan Diri

Tak Sadarkan Diri Credit: via soompi.com
Permasalahan pun muncul ketika malam tiba. Semua undangan berkumpul di tempat pria untuk makan malam dan minum (alkohol). Namun, Lee merasa terlalu cepat dirinya kehilangan kesadaran (mabuk).

Ia mengaku dirinya merupakan seorang peminum yang kuat, namun kala Lee merasakan hal yang berbeda. "Aku peminum yang berat. Aku dikenal sangat jago dalam minum," ungkapnya.

3 dari 5 halaman

3. Kronologi

Melihat Lee tak sadarkan diri, salah satu orang temannya membawa ke sebuah ruangan dekat ruang tamu. Namun, ketika teman tersebut kembali, Lee sudah berada di atas kasur di ruangan yang sangat berjauhan. Lee ditemukan dalam keadaan masih tak sadar dengan busana yang telah dilepas.

"Ada ruangan lain yang terhubung dengan kamar mandi, dan aku ditemukan di ruangan lain itu, bukan ruangan tempat mereka semula menempatkan-ku," jelas Lee.

"Ketika aku membuka mata, temanku marah padaku. Hal pertama yang dia lakukan adalah berteriak padaku untuk mendapatkan akal sehatku. Aku bahkan tidak bangun ketika mereka mencubit atau memukulku. Mereka butuh 30 menit untuk membangunkan-ku. Mereka harus memukul pipiku dan mencubit paha, lengan, dan perutku," sambung Lee.

4 dari 5 halaman

4. Grup Chat

Grup Chat Credit: SBS
Selama bertahun-tahun, Lee pun memendam rasa malu atas kejadian yang menimpanya di pesta Seungri dan Roy Kim. Sampai akhirnya ia mengetahui apa yang terjadi pada dirinya lewat percakapan yang diungkap oleh awak media belum lama ini.

Detail percakapan dalam sebuah grup yang dilaporkan sebuah media nampaknya membahas tentang Lee. Dalam obrolan itu ada Tuan Kim, Choi Jong Hoon dan Jung Joon Young. Tuan Kim sempat membagikan video Lee tak sadarkan diri kepada grup chat tersebut.

Saat diperiksa oleh pihak berwajib, Tuan Kim menjelaskan kalau hubungan badan antara dirinya dan Lee adalah consensual (disetujui kedua pihak). Pihak kuasa hukum Seungri sendiri mengaku tidak ingat.

5 dari 5 halaman

5. Alasan Mengaku

Alasan Mengaku Credit: SBS
Lebih lanjut lagi, Lee pun memberikan penjelasan mengapa baru sekarang dirinya berani untuk memberikan pengakuan.

"Jika orang seperti ini bebas, mereka hanya akan berpikir bahwa begitu mudah untuk pergi, dan mungkin ada target lain. Aku juga orang yang berpikir aku tidak akan pernah mengalami hal seperti ini pada mereka," tutur Lee

"Tapi siapa pun bisa menjadi korban. Itu bisa menjadi adik perempuanku. Aku tidak ingin ada lagi korban, aku ingin mereka dihukum, jadi aku pikir aku harus keluar (berikan pengakuan)," pungkasnya.

(kpl/boo/ssm)


Reporter:  

Yunita Rachmawati

↑