Pernah Ditolak JYP Entertainment, 5 Mantan Trainee Ini Kini Menjelma Jadi Idol K-Pop Sukses

Iwan Tantomi   | Kamis, 15 Juli 2021 17:00 WIB
Pernah Ditolak JYP Entertainment, 5 Mantan Trainee Ini Kini Menjelma Jadi Idol K-Pop Sukses
credit: as tagged.

Kapanlagi.com - Tak ada yang tahu nasib di masa depan, begitu juga yang dialami banyak idol K-Pop terkenal, yang di masa lalu justru bernasib kurang menyenangkan. Bahkan, ada yang pernah ditolak mentah-mentah oleh agensi besar, seperti JYP Entertainment.

Beruntungnya, penolakan dari JYP Entertainment tak membuat para trainee ini patah arang. Mereka justru mampu menemukan agensi yang tepat, hingga akhirnya mencapai puncak kesuksesan sebagai idol K-pop.

Lebih lanjut, berikut deretan mantan trainee yang kini telah menjelma sebagai idol sukses bahkan berkelas dunia.

1. J-Hope BTS

Sebelum sesukses sekarang ini bersama BTS, mungkin beberapa penggemar belum ada yang tahu, jika J-Hope pernah ikut audisi di JYP Entertainment pada 2009. Sekalipun ia punya talenta dance mumpuni berkat pengalaman street dance di Gwangju, nyatanya J-Hope belum mampu memikat pihak JYP Entertainment.

Untungnya ia tak menyerah, dan melanjutkan audisi hingga akhirnya resmi menjadi trainee Big Hit Entertainment pada 2010. J-Hope resmi debut bersama BTS tiga tahun setelahnya, hingga kini menuai popularitas global. Ia bahkan menjadi salah satu musisi Korea yang juga sukses debut secara solo di Billboard Hot 100 lewat single Chicken Noodle Soup.

2. Xiumin EXO

Hal yang serupa juga dialami oleh Xiumin EXO. Sebelum debut, ia lebih dulu mengikuti audisi di JYP Entertainment. Sayangnya, JYP Entertainment masih belum melihat potensinya kala ikutan audisi pada 2008.

Meski begitu, Xiumin tak berkecil hati. Sebab, setahun berikutnya ia justru dipinang oleh SM Entertainment, setelah berpartisipasi dalam ajang Everysing Contest yang juga diadakan oleh agensi tersebut.

Xiumin resmi menjadi trainee SM Entertainment, hingga kemudian debut dalam grup yang membersarkan namanya, EXO pada 2011. Penggemar K-Pop mana yang tak tahu namanya sekarang?

3. DEAN

DEAN mungkin kini dikenal sebagai salah satu artis solo Korea yang sangat terkenal. Namun, jauh sebelum ketenaran didapatkannya, ia juga pernah mengalami liku-liku dalam meniti karier. Benar saja, DEAN juga pernah ikut audisi di JYP Entertainment.

Hanya saja, JYP Entertainment menolaknya kala ia ikutan audisi saat itu dalam usia 17 tahun. Namun, bukannya mengubur mimpinya, setahun pasca kegagalannya audisi di JYP Entertainment, ia justru mampu menulis lagu untuk idol K-Pop terkenal seperti EXO dan VIXX.

4. Yuju GFRIEND

Sebelum akhirnya dikabarkan bubar, GFRIEND termasuk salah satu idol K-Pop yang terbilang cukup sukses di industri musik Korea. Bahkan, tak sedikit yang mengakui jika urusan bakat, baik vokal maupun dance, nyaris semua member GFRIEND sangat bertalenta, termasuk Yuju.

Suaranya yang begitu merdu kerap memukau banyak pasang mata, tapi kala ikutan audisi Park Jin Young, bos JYP Entertainment menilai kemampuan bernyanyi dan menarinya masih amat biasa. Padahal, di audisi gabungan dengan YG Entertainment tersebut, Yang Hyun Suk justru memujinya.

Namun, karena keduanya tak sejalan, akhirnya Yuju dinyatakan gugur. Ia pun resmi menjadi trainee Source Music dan debut bersama GFRIEND pada 2015.

5. IU

Last but not least, ada IU yang cerita audisinya ditolak JYP Entertainment mungkin sudah sering terdengar. Bahkan orang mungkin tak akan menyangka jika IU kala itu ditolak banyak agensi.

Bayangkan, dalam rentang waktu 2 tahun, IU telah mengikuti 20 audisi, termasuk di JYP Entertainment. Namun, tak ada satu pun dari audisi tersebut yang menerimanya.

Lagi-lagi perjuangannya sangat patut diacungi jempol. Sebab, pukulan di awal meniti karier, tak menghentikan langkahnya, hingga kini menjadi salah satu musisi solo tersukses dan banyak dicintai di Korea, bahkan mancanegara.

Itulah beberapa mantan trainee yang sempat mengalami gagal di masa lalu, akibat ditolak agensi, seperti JYP Entertainment. Namun, dengan gigih dan penuh perjuangan justru mampu mengukir karier hingga sukses seperti sekarang.

Reporter:   Iwan Tantomi