Pesta Natal Seungri, Polisi Konfirmasi Ada Pria Menerima Layanan Prostitusi

Gogor Subyakto | Senin, 06 Mei 2019 13:02 WIB
Pesta Natal Seungri, Polisi Konfirmasi Ada Pria Menerima Layanan Prostitusi

Kapanlagi.com - Seungri Big Bang memang masih ramai menjadi perbincangan hangat di panggung hiburan Korea Selatan. Pasalnya, namanya telah terseret beberapa skandal dan kasus yang mengejutkan banyak orang.

Seperti yang diketahui, Seungri disebut merupakan salah satu anggota grup chat mesum Jung Joon Young. Dalam grup itu, mereka saling berbagi video rekaman ilegal sampai tuduhan melakukan pencabulan.

Tak sampai di situ saja, Seungri juga diduga menyediakan jasa prostitusi untuk investor dari luar negeri. Kini pihak kepolisian pun telah memberikan salah satu konfirmasi atas tuduhan tersebut.

1 dari 3 halaman

1. Konfirmasi Layanan Prostitusi

Pada tanggal 2 Mei 2019, perwakilan dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengungkapkan, "Kami mengkonfirmasi adanya pembelian layanan prostitusi dari beberapa orang yang menemani CEO A (investor dari Jepang) selama kunjungan-nya di Korea pada tahun 2015."

Namun, sumber tersebut menyebutkan kalau CEO A tak ikut terlibat dalam kasus ini. "Dalam kasus CEO A, yang telah dilaporkan dalam berita, kami mengkonfirmasi bahwa ia memasuki Korea bersama istrinya. Kami tidak menemukan titik kecurigaan untuk mengikatnya dengan kejahatan yang dituduhkan.

2 dari 3 halaman

2. Akan Diinterogasi

Dari laporan tersebut disebutkan bahwa bukan CEO A yang menerima layanan prostitusi di pesta yang digelar oleh Seungri, melainkan para pria yang menemani investor dari Jepang tersebut.

Pihak kepolisian pun sedang mencari cara agar bisa memeriksa dan menginterogasi para pria yang menemani CEO A kala itu. Kasus ini sendiri bermula muncul dari percakapan antara Seungri, Yoo In Suk (mantan CEO Yuri Holdings) dan lain yang berindikasi Seungri menyediakan prostitusi untuk investor Jepang.

3 dari 3 halaman

3. Surat Penangkapan

Surat Penangkapan Credit: via soompi.com
Polisi juga konfirmasi bahwa Seungri menggunakan kartu perusahaan untuk menyewa hotel tempat para pihak yang menemani investor dari Jepang itu menginap. Dari transaksi ini, polisi mencurigai Seungri menyediakan prostitusi.

Pada 30 April 2019 kemarin, Seungri sempat kembali menjalani interogasi. Pihak kepolisian sendiri akan membuat keputusan soal meminta surat penangkapan untuk Seungri dan Yoo In Suk.

(kpl/soo/ssm)


Editor:  

Gogor Subyakto

↑