Polisi Ungkap Choi Jong Hoon Juga Rekam Diam-Diam & Sebarkan Video Seks

Ayu Srikhandi | Senin, 01 April 2019 13:40 WIB
Polisi Ungkap Choi Jong Hoon Juga Rekam Diam-Diam & Sebarkan Video Seks

Kapanlagi.com - Mantan member FT Island, Choi Jong Hoon, diungkapkan ternyata juga merekam video seks secara diam-diam tanpa izin dari orang yang bersangkutan. Tak hanya itu, ia juga turut menyebarkannya dalam grup chat yang akhir-akhir ini menjadi kontroversi.

Dalam prescon yang digelar oleh pihak kepolisian Seoul hari ini, Senin (1/4/2019), Choi Jong Hoon telah tercatat menyalahi pasal kejahatan seksual. Eks idol itu dicurigai telah merekam sebuah video tanpa persetujuan dan membagikan enam video seks di grup chat. Enam kali membagikan video seks yang juga diambil secara ilegal dan satu video yang dibagikan merupakan hasil rekaman sendiri.

1 dari 2 halaman

1. Terkait Kasus Seungri - Jung Joon Young

Terkait Kasus Seungri - Jung Joon Young Choi Jong Hoon © Newsen
Sebelumnya, Choi Jong Hoon diperiksa terkait kasus grup chat Seungri dan Jung Joon Young. Ia juga diperiksa terkait dugaan ikut membagikan video seks yang direkam secara ilegal dalam grup chat tersebut. Di sini lah polisi menemukan kalau Choi Jong Hoon sendiri juga ikut merekam sebuah video secara ilegal.

Di sisi lain, Choi Jong Hoon juga diperiksa atas dugaan menyuap polisi karena tertangkap berkendara saat mabuk beberapa tahun silam.

2 dari 2 halaman

2. Bukti Chat Suap Polisi

Bukti Chat Suap Polisi Chat Choi Jong Hoon suap polisi © Koreaboo
Dilansir dari situs Koreaboo, SBS baru saja merilis sebuah screenshot obrolan sebuah grup chat Choi mengenai kasusnya yang terjadi tahun 2016 silam itu. Dan di situ tertulis jika Choi 'curhat' mengenai penangkapannya dan bagaimana dia menyogok polisi dengan uang sebesar 10 juta Won (setara 125 juta rupiah). Seperti diketahui, di grup tersebut ada Seungri dan juga Jung Joon Young.

Choi Jonghoon: Borgol besi itu sungguh sakit. Kalau kamu belum pernah memakainya, nggak usah ngomong apa-apa.

Choi Jonghoon: Aku bilang padanya (polisi) aku akan bayar dia 10 juta won sebelum aku diborgol.

(kpl/jje)


Editor:  

Ayu Srikhandi

↑